Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Supplier Bantuan BPNT Kota Banjar Diduga Oknum Pejabat Pemerintah Terlibat

Kota Banjar perssigap88.co.id – Tujuan program kementrian Sosial Republik Indonesia, untuk bantuan pangan non tunai (BPNT) berupa Sembako yang diterima oleh keluarga penerima manfaat (KPM) selain membantu warga yang tidak mampu dan ekonomi masyarakat sekitar agar berkembang di masa pandemik Covid-19.


Namun sebenarnya praktiknya penyaluran sembako di wilayah Kota Banjar, Provinsi Jawa Barat,  menjadi suatu kesempatan meraih keuntungan yang diduga di lakukan oleh oknum pejabat, yang sudah kerjasama dengan  supplier besar tertentu.

Dan jika mengacu kepada pedum sesuai dengan Permensos No. 20 tahun 2020, sangatlah bertolak belakang.

Praktik monopoli yang di lakukan oknum pejabat dengan supplier, sudah berlangsung lama, sedangkan hal itu diungkapkan oleh nara sumber media online Perssigap88.co.Id pada hari Kamis 23 September 2020 yang lalu.

Akibatnya agen e-warung, di jadikan jasa penyalur sembako, dan jasa untuk gesek kartu ATM KPM, dan hanya terima Fee, yang hasilnya tidak seberapa.

Sebagian mereka, Agen mengaku hanya tinggal melaksanakan, adapun yang mengaturnya adalah oknum pejabatnya daerah, dari mulai sembako yang di terima agen e-warung, dan juga setelah uang terkumpul oknum pejabat tersebut yang mengaturnya ujar NS (narasumber) Perssigap88.

Berikut ini harga sembako untuk Bantuan BPNT di Kota Banjar :
beras kwalitas medium berat 10kg: harga Rp. 113 ribu.
telor berat 1kg  : Harga Rp. 23.500 ribu.
Daging Ayam Berat 0,5 kg : harga Rp. 16.500 ribu.
Jeruk medan 1 Kg : harga Rp. 22.000 ribu.
Kacang Ijo 0,5 kg : harga Rp. 14.000 ribu.
Sayur berat 1 kg : harga Rp. 8.000 ribu.
Serta Tempe 1 papan : Harga Rp. 3000 ribu.

Jika kita bandingkan dengan harga di pasar umum, tentu saja selisihnya harga tersebut di atas sangat luar biasa yang di mark up. ujar NS pada awak media online perssigap88.co.id.

Sedangkan hal tersebut dibenarkan oleh beberapa agen-e-warung, salah satunya bernama Adm (inisial), pemilik Agen e-warung yang terlihat sedih, " mengaku tidak dapat berbuat apa-apa, karena orang dinas yang bermain" dan terkait fee pihaknya memilih bungkam saat di temui dirumahnya pada hari Minggu tanggal 20/09/2021.

Namun ironisnya pendamping TKSK, sebut saja Mumun yang mengaku, terkait hal itu dirinya selaku yang mengawasi tidak dapat berbuat banyak, karena hal tersebut sudah di kondisikan oleh oknum pejabat tertentu, (Korda). Namun sayangnya TKSK tersebut lebih memilih untuk bungkam terkait hal tersebut. 




Bersambung


Khozin



Wastap Redaksi : 085231450077


 

Posting Komentar untuk "Supplier Bantuan BPNT Kota Banjar Diduga Oknum Pejabat Pemerintah Terlibat"

Pasang Iklan / Adv Bawah ini.