Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ada Apa Dengan Gugus Tugas Dan Aparat Di Kabupaten Sampang

Sampang perssigap88.co.id - Kabupaten Sampang, merupakan kota termiskin di Jawa timur akan tetapi ragam dari setiap warga yang berada di kabupaten ini sangat banyak, serta ada yang tidak mengikuti aturan dari pemerintah, bahkan terkesan adanya pembiaran bagi mereka yang memiliki kekuasan bahkan tokoh masyarakat yang di segani oleh sebagian masyarakat menengah kebawah Kabupaten Sampang, bahkan kejadian yang sudah melanggar aturan pemerintah juga sering dilakukan, buktinya kejadian tadi malam, di tanggal 03 agustus 2021 ditemukan orkes dangdut di masa PPKM pamdemi Covid-19 bahkan warga masih sangat berani untuk mengundang para masyarakat untuk berkerumun.


Orkes yang membuat orang berkerumun tersebut melakukan pementasan yang di undang oleh tuan rumah yang beralamatkan di dusun Rambeng Desa Banjar tabulu kabupaten Sampang Madura.

Pelanggaran prokes di lakukan oleh warga setempat lebih dominan dilakukan oleh orang-orang yang dianggap berpengaruh, bahkan petugas gugus Covid-19 diduga hanya membiarkan saja dan terkesan mengamini, karena kejadian orkes dangdut di kecamatan camplong ini bukan satu kali saja bahkan orkes dangdut yang manggung di desa camplong beberapa Minggu yang lalu.

ARDILA merupakan orkes yang diduga berasal dari kota Bangkalan bermain dengan lancarnya bahkan cukup dibilang meriah tadi malam, dan anehnya mengapa satgas Covid-19 malah balik arah dari lokasi dangdutan tersebut, maka menurut asumsi dari masyarakat setempat dalam hal tersebut petugas Gugus covid-19 diduga hanya melakukan pengondisian terhadap tuan rumah saja, dan itu semua diluar contek aturan protokol dan anjuran pemerintah terkait ppkm darurat di masa pandemi.

Warga desa kecamatan Camplong, sebut saja ML (inisial), mengatakan pada awak midia, "tadi team gugus tugas untuk wilayah kecamatan Camplong sudah datang kemari untuk menemui orang yang punya hajat mas, akan tapi mengapa orkes tersebut masih manggung ya mas, ungkap Ml pada awak media

Lanjut Ml, Mungkin saja ada pengondisian khusus kalau ingin mengadakan orkes untuk hajatan, tapi mengapa ketika kami para masyarakat yang tidak mampu ini ingin melakukan itu malah tidak boleh, "apakah itu disebut adil" dan apakah hiburan tersebut hanya bagi orang yang mampu dan tokoh saja, sedangkan kalau kita yang tidak mampu malah di bubarkan oleh petugas, ujarnya dengan nada kesal. 

Kedatangan petugas Gugus ke lokasi sepertinya tidak ada pengaruh/takut, bagi tuan rumah pemilik hajat, diduga para petugas di bohongi atau diduga pula para petugas sudah mendapat salam tempel yang tidak wajar yang cukup banyak ya mas, karena itu murni pelanggaran prokes, kalau tidak di bubarkan itu pasti ada orang yang berpengaruh, dalam istilah main mata dengan petugas, maka dari itu hiburan tersebut tidak di bubarkan, "yah istilahnya aman-aman saja" bahkan masyarakat sempat bertanya kepada awak media, ppkm ini milik siapa sih dan juga untuk siapa..? Ungkap warga sekitar lokasi namun sayang namanya tidak mau di puplikasikan oleh media ini.


Redaksi




 

Posting Komentar untuk "Ada Apa Dengan Gugus Tugas Dan Aparat Di Kabupaten Sampang"

Pasang Iklan / Adv Bawah ini.