Warga Desa Maraya Minta Pemerintah Segera Bangun Jembatan yang Putus Akibat Diterjang Banjir - www.perssigap88.co.id
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer


Warga Desa Maraya Minta Pemerintah Segera Bangun Jembatan yang Putus Akibat Diterjang Banjir

Banten, Perssigap88.co.id - Warga Desa Maraya Kecamatan Sajira dan Warga Kampung Kumpai Sabrang Barat, Desa Cikarang, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak meminta agar jembatan penghubung Desa yang putus Segera dibangun. 


Sebelumnya, jembatan penghubung antara Desa tersebut ambruk dan putus akibat Terjangan sungai Cilaki yang mengakibatkan akses warga terhambat (22/05/2021).

Dayat, salah satu warga masyarakat Kampung Kumpai Bojong Jaya menyampaikan, "Akibat diterjang luapan sungai Cilaki beberapa bulan lalu dua jembatan penghubung desa dan 1 jembatan lingkungan yang berada di Kampung Bojong Jaya, Desa Maraya Kecamatan Sajira ambruk dan putus, dan sampai sekarang belum ada tanda-tanda akan diperbaiki," ujar Dayat, Selasa (08/06/2021).

Dijelaskannya, jembatan tersebut akses pengubung dua desa yang biasa digunakan warga untuk menyeberangi sungai dan mengantar anak sekolah dan mengaji. Jembatan tersebut juga menjadi akses warga mengangkut hasil kebun.

Karena kondisi itu warga terpaksa menggunakan jalan alternatif yang jarak tempuhnya lumayan jauh.

"Terpaksa jalan mutar, jaraknya lumayan jauh. Ini sangat mengganggu aktivitas warga," ucapnya.

Sementara Anex, menambahkan, sebetulnya sudah ada jembatan sementara dari bambu untuk akses dari Kampung Kumpai ke Kampung Sabrang barat. Namun demikian jembatan sementara yang sudah dibuat oleh warga masyarakat itu hanya bisa dilalui pejalan kaki, tidak bisa dilalui oleh kendaraan dan kwatir kekuatannya tidak bertahan lama.

Anex juga mengatakan ada juga satu jembatan penguhubung lainnya yang berada di Kampung Cikoneng yang menghubungkan dengan Kampung Handam Desa Cikarang kondisinya juga sudah rusak, semenjak diterjang luapan sungai dan banjir tahun sebelumnya dan juga belum ada perbaikan sampai sekarang.

Dengan kondisi demikian, warga berharap instansi terkait segera melakukan pembangunan dan perbaikan jembatan. 

"Kami sangat berharap kepada pemerintah untuk segera membangun jembatan yang putus. Karena jembatan itu akses sangat penting, terlebih jembatan yang menghubungkan Desa Maraya dan Desa Cikarang yang berada dikampung Kampung Kumpai Sabrang Barat," ungkapnya.

Anex juga meminta kesemua pihak, baik tokoh masyarakat, LSM, Ormas dan lainnya yang ada di Desa Maraya dan Desa Cikarang untuk bersama mendorong dan meminta agar pemerintah terkait segera menindaklanjuti permintaan earga masyarakat Desa Maraya dan Desa Cikarang.

"Saya berharap semua pihak ikut mendorong hal tersebut, agar pemerintah terkait segera menindaklanjuti dan melakukan pembangunan serta perbaikan jembatan yang berada di Desa Maraya dan Fesa Cikarang," tutupnya.


(Fay_red)






 

Posting Komentar untuk "Warga Desa Maraya Minta Pemerintah Segera Bangun Jembatan yang Putus Akibat Diterjang Banjir"

Ada Apa Kab. Cilacap?... Ratusan Kontraktor Akan Datangi Kantor Bupati
Kafe Di Sampang Menjamur Adu Fisik Kedua Cewek Tak Terhindarkan
Bongkar monopoli Proyek!! Kontraktor Geruduk Kantor Bupati Cilacap
Kasus Selingkuh Sekarang Oknum Pejabat Dinas P&K Cilacap Diduga Menghamili PKL Anak SMA
Dua Orang Santri Hanyut di Pantai Karangseke, Satu Selamat, Seorang Lagi Belum Ditemukan
Adu Visik Dua Wanita Di Sampang Hanya Karena Cemburu Buta
Giliran PUPR Cilacap Memanas Isu Ratusan Kontraktor Akan Unjuk Rasa Di Depan Kantor Bupati


"Saya Tegaskan Untuk Rakyat yang Tidak Mendapatkan Bantuan Harap Melapor..! "
Carok Di Sampang Satu Orang Luka Parah Satu Orang Mati
Saudara Sepupu Di Banyuates Melakukan Sumpah Pocong Gara-Gara Tuduhan Santet
Pelipis Mata Yustinus Zebua Alias Ama Sukur Luka Akibat Dianiyaya DS Alias Ina Yosua Istri Kepala Sekolah SMP N.1 Hilimegai Menggunakan Cangkul
Aksi Bugil Ibu- Ibu Saat Tanahnya Di Serobot
SPBU Nakal Di Banyuangi Akan Di Laporkan Oleh Konsumen
Perampok Sepeda Motor Menggunakan Mudus Baru Di Blega Bangkalan
Carok Masal Di Daerah Kramat Pamekasan Berawal Dari Futsal