Ulama Banten Lindungi Kyai Dukung Kejati Usut Tuntas Kasus Dana Hibah Ponpes - www.perssigap88.co.id
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer


Ulama Banten Lindungi Kyai Dukung Kejati Usut Tuntas Kasus Dana Hibah Ponpes

Banten, Perssigap88.co.id - Tokoh ulama Banten sambangi Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati), mendorong aparat penegak hukum agar tidak ragu mengusut tuntas terkait kasus dana hibah pondok pesantren yang menghebohkan, Selasa (08/06/2021).

Selain itu, kedatangan para ulama terkemuka itu juga ingin memberikan perlindungan kepada para Kyai dan pondok pesantren dari praktek-praktek oknum yang memalukan. 


Kehadiran mereka yang dipimpin Abuya Muhtadi Dimyati itu disambut langsung oleh Kajati Banten Asep Nana Mulyana bersama jajaran pimpinan di Kejati Banten.

Hal tersebut dikemukakan KH Sonhaji yang ikut serta bersama rombongan menghadap Kejati.

"Para Kyai dan pondok pesantren itu hanya korban perbuatan oknum yang memanfaatkan situasi bahkan tidak jarang diadudomba dengan bahasa yang dipelintir," kata KH Sonhaji melalui saluran selulernya, Selasa (08/06/2021).

"Kami, para ulama bermaksud ingin melindungi para Kyai dan pondok pesantren yang mendapat perlakuan diluar aturan. Jadi, jangan takut untuk mengemukakan kebenaran dan jangan menutupi perbuatan yang akan merugikan diri sendiri, lebih baik membantu Kejati untuk menegakkan hukum yang berlaku, karena Kajati pun menjamin tidak akan mengorbankan pimpinan pondok pesantren penerima hibah," tutur KH Sonhaji.

"Saya ingin tegaskan pula disini bahwa kami menjamin tidak akan mengorbankan para Pimpinan Ponpes penerima dana hibah. Sebab mereka adalah pihak yang dikorbankan oleh segelintir oknum yang terlibat," ucap KH Sonhaji menirukan Kajati Asep Nana Mulyana. 

Adapun pokok-pokok materi yang disampaikan para ulama kharismatik itu antara lain:

1.Bahwa tindak pidana korupsi adalah kejahatan kemanusiaan. Karenanya harus diperangi bersama.
2.Perkara yang dilaporkan ALIPP harus dituntaskan oleh aparat penegak hukum tanpa tebang pilih, siapapun yang terlibat. Sehingga kedepan perhatian dari pemerintah terhadap pondok pesantren tersalurkan secara utuh, tanpa potongan dan manipulasi.
3.Mendukung sepenuhnya kepada Kajati dan jajarannya di Kejati Banten untuk mengambil langkah dan segera menindak para oknum yang terlibat.
4.Turut menjamin bahwa Banten akan tetap kondusif ketika Kejati Banten menegakkan hukum.
5.Mengimbau kepada seluruh elemen pimpinan Pondok Pesantren dan masyarakat Banten agar tidak mudah terprovokasi oleh upaya-upaya yang dilakukan oleh para oknum yang ingin mengadu domba, menebar fitnah. Mari kita hormati dan dukung sepenuhnya pihak Kejati Banten dalam menangani perkara ini hingga tuntas.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya, Abuya Muhtadi Dimyati, KH Embay Mulya Syarief, KH Matin Syarqowi, KH Sonhaji, KH Yusuf Mubarok, KH Sadeli, KH Munawar Halili, KH Asep Athoillah. Turut hadir pula Uday Suhada, direktur eksekutif ALIPP, pelapor kasus tersebut. 

Berita terkait:

https://www.perssigap88.co.id/2021/05/gubernur-banten-sangat-mencintai-kyai.html

https://www.perssigap88.co.id/2021/05/mantan-pejabat-kesra-banten.html

https://www.perssigap88.co.id/2021/04/2-tersangka-kembali-ditahan-kejati.html



(Fay_red)





 

Posting Komentar untuk "Ulama Banten Lindungi Kyai Dukung Kejati Usut Tuntas Kasus Dana Hibah Ponpes"

Ada Apa Kab. Cilacap?... Ratusan Kontraktor Akan Datangi Kantor Bupati
Kafe Di Sampang Menjamur Adu Fisik Kedua Cewek Tak Terhindarkan
Bongkar monopoli Proyek!! Kontraktor Geruduk Kantor Bupati Cilacap
Kasus Selingkuh Sekarang Oknum Pejabat Dinas P&K Cilacap Diduga Menghamili PKL Anak SMA
Dua Orang Santri Hanyut di Pantai Karangseke, Satu Selamat, Seorang Lagi Belum Ditemukan
Adu Visik Dua Wanita Di Sampang Hanya Karena Cemburu Buta
Giliran PUPR Cilacap Memanas Isu Ratusan Kontraktor Akan Unjuk Rasa Di Depan Kantor Bupati




"Saya Tegaskan Untuk Rakyat yang Tidak Mendapatkan Bantuan Harap Melapor..! "
Carok Di Sampang Satu Orang Luka Parah Satu Orang Mati
Saudara Sepupu Di Banyuates Melakukan Sumpah Pocong Gara-Gara Tuduhan Santet
Pelipis Mata Yustinus Zebua Alias Ama Sukur Luka Akibat Dianiyaya DS Alias Ina Yosua Istri Kepala Sekolah SMP N.1 Hilimegai Menggunakan Cangkul
Aksi Bugil Ibu- Ibu Saat Tanahnya Di Serobot
SPBU Nakal Di Banyuangi Akan Di Laporkan Oleh Konsumen
Perampok Sepeda Motor Menggunakan Mudus Baru Di Blega Bangkalan
Carok Masal Di Daerah Kramat Pamekasan Berawal Dari Futsal