Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
test

Pelanggan Keluhkan Distribusi Air PDAM Tirta Multatuli Tidak Mengalir

Banten, Perssigap88.co.id - Warga Desa Cilangkap, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mengeluhkan Air bersih yang didistribusikan oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Multatuli Lebak sudah 5 hari tidak mengalir.


Enjang Rojali, warga perumahan Mutiara Lebak, menganggap dimasa pandemi Covid-19 ini pemerintah tidak serius mengurus kebutuhan pokok warganya.

"Saya rasa managemen PDAM Tirta Multatuli Lebak ini dzalim terhadap pelanggannya, karena ditengah-tengah pandemi Covid-19, ketika masyarakat disuruh diam dirumah tetapi tidak dipenuhi kebutuhan pokoknya seperti air bersih ini", kata Enjang, Senin (01/02/2021).

Enjang juga mengungkapkan jika gangguan PDAM bukan kali ini saja tetapi sangat sering ketika turun hujan dan musim kemarau. Namun alasan yang didapat dinilainya klasik.

"Saya rasa jika dikonfirmasi ini pasti alasannya klasik, jika hujan, air baku ke inteknya ketutup lumpur atau banjir dan kalau musim kemarau air bakunya surut, harusnya kan bisa diantisipasi," celetuk Enjang.

Dirinya berharap jika pimpinan PDAM sudah tidak mampu memanage perusahaan daerah dan memberikan pelayanan ke arah lebih baik, maka mundur dari jabatannya.

"Saya rasa jika pimpinan PDAM saat ini sudah tidak mampu lagi, mending mundur dan serahkan kepada yang profesional," tegas Enjang Rojali.

Sementara salah seorang tokoh yang minta tidak  disebutkan namanya meminta media untuk membantu masyarakat melalui pemberitaan. Dia pun mengaku telah menghubungi salah seorang karyawan PDAM untuk menanyakan terkait tidak mengalirnya air PDAM tersebut, namun tidak memberikan jawaban yang melegakan.

"Tadi saya bel karyawan pdam semua tida bisa berbuat banyak soalnya kalo ngasih masukan ke dirut PDAM mereka diancam akan diberhentikan sama Dirut," kata sumber tadi melalui pesan WhatsApp-nya, Senin (01/02/2021).


(Fay)






 

Post a comment for "Pelanggan Keluhkan Distribusi Air PDAM Tirta Multatuli Tidak Mengalir"