Sempat Terkontaminasi Positip Covid -19, Enam Karyawan BRI KCP Malingping Sudah Masuk Kembali - www.perssigap88.co.id
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer




Sempat Terkontaminasi Positip Covid -19, Enam Karyawan BRI KCP Malingping Sudah Masuk Kembali

Banten, Perssigap88.co.id  - Tersiar kabar enam orang karyawan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Pembantu (KCP) Malingping, Kabupaten Lebak terkontaminasi positif Covid-19. 


Oleh karenanya, Ormas Laskar Pasundan Indonesia (LPI) mendatangi Kantor Bank tersebut untuk melakukan konfirmasi seiring adanya aduan dan kekhawatiran masyarakat, Senin, (01/02/2021).

Dalam kunjungannya LPI meminta kepada aparatur pemerintah dan instansi terkait agar menutup sementera pelayanan dan kegiatan kantor bank tersebut.

Kepada media, Sekretaris Jendral (Sekjen) LPI, Opay mengatakan, pihaknya meminta agar kantor menghentikan sementara pelayanan yang ada di Bank BRI KCP Malingping.

"Demi terjaganya dan tidak menyebar luasnya covid-19 di Malingping setelah ada beberapa pegawai atau karyawan Bank BRI KCP Malingping, yang positif dan ada yang dikarantina mandiri Covid-19," kata Opay.

"Untuk itu kami meminta, kepada Bank BRI agar memindahkan pelayanan sementara dan melakukan penetralisiran dengan cara dihentikan sementara kegiatan di bank BRI KCP Malingping karena memang harus dilakukan penyemprotan disinfektan dan pencegahan-pencegahan agar tidak menyebar kepada masyarakat atau customer yang keluar masuk bank setiap hari," lanjutnya.

Menurutnya, demi menjaga dan mencegah merebaknya penularan Covid-19 di wilayah Kecamatan Malingping, pihaknya meminta agar semua pihak harus memperhatikan aspek-aspek yang berhubungan dengan pelayanan terhadap masyarakat khususnya wilayah Malingping supaya segera bisa terbebas dari virus corona.

"Kami minta dengan tegas agar seluruh pemerintah terkait harus lebih tegas lagi perhatikan seluruh aspek yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat, agar Malingping segera terbebas dari Covid-19," imbuhnya.

Dikatakan Opay, pelayanan perbankkan harus lebih membatasi aktivitas nasabah, jangan sampai lalai dan tidak mengindahkan protokol kesehatan (Prokes) yang ditetapkan pemerintah diantaranya larangan untuk berkerumun.

"Kami meminta pula kepada pihak BRI KCP Malingping agar melakukan pembatasan untuk customer yang datang karena dengan adanya satu orang karyawan yang masih karantina mandiri jelas setidaknya ada tracking control, apa pun yang dipegang atau digunakan bisa berdampak pada nasabah yang datang ke bank," pungkas Opay.

Sementara itu Pimpinan Cabang Pembantu Bank BRI KCP Malingping Dahlan Hariyadi saat dikonfirmasi media via telephone WhatsApp membenarkan. Bahwa, setidaknya ada enam orang karyawan yang terkonfirmasi positif Covid-19. Namun, semuanya sudah diisolasi dan diliburkan.

"Ia betul pak, ada enam orang yang positif tapi sudah sembuh dan sudah pada masuk kerja lagi," katanya.

Dahlan menjelaskan, jika proses karantina terhadap karyawan yang terpapar Covid-19, sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah sudah dilaksanakan.

"Semua karyawan yang terkonfirmasi Covid-19 sudah diliburkan. Proses penyembuhan tergantung kekuatan imun masing-masing, ada yang tiga minggu ada yang dua minggu," jelasnya.

Kata Dahlan, demi mencegah penularan Covid-19 di lingkungan kantor BRI, pihaknya sudah menetralisir kantor dengan cara dilakukan penyemprotan disinfektan serta menyetop sementara aktivitas kerja.

"Kantor sudah dilakukan penyemprotan disinfekstan, selama empat hari kantor dikosongkan, tidak satupun karyawan yang boleh masuk, kebetulan waktu pas hari libur, jadi tidak mengganggu aktivitas kerja," paparnya.



(AH/Red)