Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Donor Darah Riskan Tertular Covid-19, PMI Pandeglang Tak Capai Target

Pandeglang Perssigap88 - (Banten), Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pandegalng menyebut saat ini kesadaran masyarakat dalam mendonorkan darah masih minim. Pasalnya, target darah yang diproyeksikan dalam satu tahun harus mencapai 600 kantung darah, namun baru bisa mencapai 300 sampai 400 kantung saja. 
Terlebih, saat ini dalam kondisi pandemi covid-19 sehingga hal itu membuat animo masyarakat kian menurun lantaran riskan diguncang rasa takut dari penularan wabah covid-19. 

"Masyarakat masih ada yang takut, tapi kenyataan di era pandemi ini kebutuhan kian meningkat. Upayanya jemput bola turun ke kecamatan kerjasama dengan para mitra melakukan donor darah di tempat," kata Sekrtaris PMI Pandeglang Ika, disela-sela Musyawarah Kerja Kabupaten, Palang Merah Indonesia Kabupaten Pandeglang, Rabu (16/12/2020).

Menurutnya, selain masyarakat yang dijadikan sasaran untuk donor darah agar bisa memenuhi kebutuhan stok darah, pihaknya juga mengaku sebelum adanya pandemi begitu gencar masuk ke tiap-tiap sekolah. Hal ini dilakukan agar pelajar pun bisa ikut andil dalam sumbangsih kemanusiaan. 

"Sebelum covid selain di tingkat kecamatan, PMI juga melakukan donor darah di sekolah-sekolah, tapi setelah ada covid sekolah juga kan belajar di rumah," katanya. 

Dikatakannya, dalam menutupi kekurangan stok darah, sebelumnya bisa mengambil dari PMI luar Kabupaten Pandeglang. Namun, hal itu kini tidak bisa dilakukan lantaran terhalang pandemi. 

"Itu bisa-bisa terpenuhi, bisa mengambil dari tempat lain dan Kabupaten Kota lain. Tapi, sekarang tidak bisa karena terhalang pandemi. Jadi tidak bisa keluar, dan harus memenuhi di kabupaten sendiri. Namun, masalahnya masyarakat masih belum menyadari pentingnya donor darah," tandasnya.


 (Fay/sul)








Posting Komentar untuk "Donor Darah Riskan Tertular Covid-19, PMI Pandeglang Tak Capai Target"

Pasang Iklan / Adv Bawah ini.