Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
test

Batu gamelan terdampar di Hutan Tokernang Desa Trasak Pamekasan

Pamekasan, Perssigap88.co.id. Batu berbunyi gamelan terdampar di tengah Hutan Tokernang Desa Trasak Kec. Larangan Kabupaten Pamekasan. 



Selain berbentuk Kura - kura, batu tersebut bisa mengeluarkan bunyi seperti suara gamelan. 28/09/2020

Salah satu Warga Desa setempat menyebutkan bahwa, batu tersebut sudah berumur ratusan tahun dan mengeluarkan suara nada gamelan pada saat malam jum'at legi.

" batu itu sudah berumur ratusan tahun mas, dan itu mengeluarkan bunyi seperti nada gamelan pada saat tiba malam Jum'at legi. Tapi itu dulu mas, pada saat listrik belum masuk Desa" jelasnya.

Menurut sejarah dari asal - usul batu berbunyi gamelan tersebut, batu itu adalah milik Puju' yang ada di tempat itu dan sampai saat ini makam puju' dimaksud, belum diketahui makamnya.

" jadi dulu mas, batu itu dimainkan oleh puju' tokernang yang sampai saat ini belum diketahui makamnya. Dan kami menduga bahwa itu merupakan ritual ghaibnya pada waktu itu "



Saat ini batu tersebut menjadi keunikan alam tersendiri dan tidak asing bagi masyarakat sekitar khususnya bagi masyarakat Desa Trasak dan sekitarnya

Hutan tokernang, merupakan huntan yang terkesan angker. Selain banyak menyimpan keunikan alam, hutan ini menjadi sarang anjing liar yang sering meresahkan warga sekitar.





 Redaksi/Nul








GMAIL REDAKSI : pt.pers.sigap@gmail.com HATI-HATI MODUS PENIPUAN YANG MENCATUT NAMA MEDIA INI !!!! WARTAWAN KAMI NAMANYA TERCANTUM DI BOX REDAKSI NOMER TELFON REDAKSI 085231450077 Watsapp

Post a comment for "Batu gamelan terdampar di Hutan Tokernang Desa Trasak Pamekasan"

Diduga Foto pencuri Sepeda Motor Pasar Sampang Tersebar Luas Di Facebook
Rekontruksi kasus Dugaan Seksual Bangkalan Terlapor Mengklaim Beberapa Kejanggalan
Gubenur Jatim Berikan Bantuan Dana Pada Partai Politik Sebesar Rp 23.041.009.200,00
"Saya Tegaskan Untuk Rakyat yang Tidak Mendapatkan Bantuan Harap Melapor..! "
Kejati Banten Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Internet Desa