Tolak RUU HIP, Ribuan Massa Padati Alun-alun Kota Serang - www.perssigap88.co.id
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
test

Tolak RUU HIP, Ribuan Massa Padati Alun-alun Kota Serang

Banten, Perssigap88.co.id - Ribuan warga Serang, Banten melakukan aksi demo menolak Rancangan Undang - Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) di  Alun-alun Barat Kota Serang, Ahad (05/07/2020) sore. Peserta aksi ini terdiri dari para Kiyai pimpinan pondok pesantren, pimpinan ormas hingga tokoh masyarakat. 


Dalam aksinya, mereka juga mengancam akan mengepung Gedung DPR RI di Jakarta jika RUU HIP tidak dibatalkan.

Presidium Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kota Serang, Kiyai Enting Abdul Karim menyesalkan penundaan pembahasan terhadap RUU HIP dan adanya keinginan dari beberapa partai politik yang tetap memaksakan RUU ini.

“Kami mendesak pemerintah untuk tidak menunda atau mengalihkan judul RUU ini. Karena keinginan umat, keinginan masyarakat itu bukan menunda, tapi membatalkan,” ucapnya kepada wartawan.

Lebih lanjut, Kyai Enting mewanti-wanti agar Pancasila jangan diutak-atik lagi dengan alasan apapun.

“Pancasila sudah final berdasarkan keputusan para founding father. Kita minta agar RUU HIP dibatalkan, nggak perlu dibahas-bahas lagi. Masih banyak yang perlu diurus,” ujarnya.

Selain itu, ia pun meminta agar aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas inisiator dari RUU HIP. Karena sudah dianggap akan merubah tatanan berbangsa dan bernegara.

“Ini sudah menjadi pengkhianatan bagi bangsa ini. Maka kami menuntut inisiatornya diusut tuntas secara hukum yang berlaku. Karena ini termasuk makar,” ujarnya.

Senada dengan itu, Rohman (44) salah satu pimpinan pondok pesantren asal Baros mengatakan bahwa jika saat ini yang harus dilakukan oleh pemerintah bukan mengotak-ngatik Pancasila, melainkan mengamalkan Pancasila secara utuh.

“Pancasila sudah final, gak usah dikotak-katik. Yang dibutuhkan itu pengamalan, bagaimana keadilan sosial diterapkan,” ungkapnya.

Bahkan, dengan lantang ia menegaskan, jika pembahasan RUU HIP tetap dilanjutkan bahkan sampai nanti disahkan, maka besar kemungkinan umat Islam di Indonesia akan merangsek ke Jakarta untuk menduduki gedung DPR RI. 




 (rls/red)



HATI-HATI MODUS PENIPUAN YANG MENCATUT NAMA MEDIA INI !!!! WARTAWAN KAMI NAMANYA TERCANTUM DI BOX REDAKSI


WARNING : WARTAWAN KAMI DIBEKALI ID CARD DAN SURAT TUGAS JIKA ADA YANG MENGAKU DARI WARTAWAN KAMI TAPI TIDAK BAWA KARTU PENGENAL YANG DI SEBUTKAN DI ATAS TOLONG HUBUNGI REDAKSI DI NOMER TELFON WATSAPP : 085231450077 TERIMAKASIH ATAS INFORMASINYA KAMI UCAPKAN.
Sejumlah Tokoh dan Warga Bayah Tolak Rencana PT GMC Sedot Pasir Emas
Nelayan Usir Paksa Kapal Sedang Ngebor di Laut Bayah
Hujan Tak Halangi Satgas Covid-19 Cilacap Melakukan Operasi Masker
Polusi PT. Griya Mandiri Perkasa Cemari Lingkungan Warga Kibin
Tambang Pasir Emas di Laut Bayah, Pundi-pundi Rupiah Undang Bencana