Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
test

*Distribusi Sembako dan Bingkisan Untuk Rakyat Idealnya Dilakukan Oleh TNI*

Jakarta  perssigap88.co.id  - Sigmen masyarakat yang paling terdera oleh virus corona yang melantak warga bangsa Indonesia adalah kaum buruh. Karena kaum buruh yang tak boleh kerja, artinya terganggulah penghasilannya untuk mencicipi keperluan sehari-harinya bersama keluarga.


Apalagi bagi  mereka yang dipotong separo nilai upahnya, atau bahkan di PHK tanpa dapat pesangon Dari tempat kerjanya.

Yang runyam kendati kaum  buruh telah meneriakkan keluh kesahnya, Ida Fauziah selalu Kemenaker tak juga memberi solusi bagaimana cara mengatasi masalah buruh.

Belum lagi cara untuk mendapat bantuan yang telah dijanjikan pemerintah yang belum juga diterima mereka. Sebab bagi buruh yang bekerja di DKI Jakarta dan ber-KTP Jakarta saja belum semua yang menerima paket maupun bingkisan langung dari Presiden yang justru lebih cepat dan rajin diberikan untuk warga masyarakat, meski jelas cara seperti itu tidak rasional, karena cenderung dilakukan secara emisional. Ya, bagaimana mungkin bisa dikakukan secars adil dan merata bagi seluruh rakyat di republik ini.

Kecuali cara memberi bingkisan seperti itu bukan tugas dan pekerjaannya Presiden, jika pun dilakukan dengan senang gembira, toh akan sampai berapa tahun lamanya untuk menjangkau juta-an penduduk miskin yang ada di Indonesia ini mampu dijamah atau sekedar disapa oleh seorang Presiden yang baik hati ini.

Andai saja semua buruh Indonesia yang berjumlah 134 juga orang ini tetap hendak disamperin oleh Presiden Joko Wifodo, mungkin sampai Pilpres tahun 2024 berlalu, bisalah dipastikan bahwa tidak semua buruh Indonesia bisa disapa dan tidak terjamah.

Karena itu dari diskusi terbatas Komunitas Buruh Indonesia di Tangerang pada awal Ramadhan diusulkan bila sungguh bantuan dan bingkisan untuk membantu kondisi buruh yang payah ini hendak dilakukan  bagusnya dapat dibagi langsung oleh aparat TNI saja, mengingat tentara kita ini cukup mumpuni untuk melakukan pekerjaan seperti itu. Tentu saja pertimbangan lain karena TNI relatif masih bisa dipercaya oleh masyarakat sikap keberpihakan dan loyalitasnya bagi rakyat. 

Tentu saja keluarga dari TNI kita ini pun layak mendapat nilai lebih insentif - karena mereka harus selalu sehat dan kuat - tidak cuma dalam arti fisik tapi juga secara moral dan mental bisa jadi  pengayom bagi  rakyat.

Gagasan ideal agar distribusi bantuan sembako serta bingkisan dari kementerian serta lembaga pemerintah dan termasuk Presiden, agaknya supaya bisa lebih dan tepat sasarannya, sebaiknya dapat dilakukan oleh TNI, karena secara fisik dan disiplin kerja TNI pasti lebih mumpuni dibanding warga masyarakat biasa yang ada. Kecuali itu bila dibanding dari instansi lain, toh fasilitasnya yang ada jelas lebih dari cukup. Minimal semua armada angkutan yang dimiliki TNI -- darat, laut dan udara bisa -- bisa dikerahkan serta  dimanfaatkan. Sebab hanya TNI  dalam pengertian  instansi yang masih bisa dipercaya oleh rakyat.  Sikap keberpihakan,  loyalitas serta kecintaannya pada rakyat tak ada yang perlu diragukan.






Redaksi