Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
test

Rumah Terdampak Chikungunya dan DBD di Cikeusik Timur Difogging PKM Malingping

Banten, Perssigap88.co.id - Rumah warga terdampak wabah nyamuk Chikungunya dan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kampung Cikeusik Timur, Desa Malingping selatan, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, dipantau team dari Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Malingping, Selasa (07/04/2020). Selain melakukan pemantauan terhadap jentik nyamuk, team ini juga melakukan pemogingan abatisasi.




Kepala PKM Malingping, Juju Suardi, didampingi rombongan mengatakan, pemantauan jentik dan abatisasi fogging itu dilakukan sebagai upaya pencegahan kembang-biaknya nyamuk pemicu Chikungunya dan DBD.

"Intinya ini sebagai upaya dari PKM Malingping dan Dinkes Lebak dalam melakukan antisipasi pemberantasan Chikungunya dan DBD yang menimpa warga Cikeusik Timur sebagaimana berita itu. Dan memang benar, karena sekarang pun masih ada beberapa warga yang sedang terjangkit wabah itu, yang lain udah pada sembuh, mungkin di sini totalnya lebih dari 20 orang yang terserang," ujar Juju Suardi, Selasa (07/04/2020).

Baca: https://www.perssigap88.co.id/2020/04/dihantui
-virus-corona-belasan-warga.html

Menurut Juju, kedua penyakit yang disebabkan nyamuk itu sama berbahaya dan gejalanya hampir mirip.

"Ya ini kita turun untuk imbauan pencegahan sekaligus pemberantasan jentik nyamuk Aedes Albopictus yang jadi pemicu Chikungunya dan Aedes Agypty pemicu DBD. Gejala keduanya hampir mirip dan sama berbahaya. Ada demam tinggi, panas dingin, batuk dan mual dan nyeri sendi. Dan saya harap warga harus rutin membersihkan bak mandi dan tempat-tempat bersarang nyamuk serta konsultasi ke puskesmas," jelasnya.

Salah seorang warga setempat, Asti (49) mengungkapkan, dirinya mengaku baru sembuh dari Chikungunya dan kini suaminya masih mengalami sakit. " Kalau saya sudah tiga hari ini sembuh, kalau suami saya sekarang masih sakit. Terasanya badan panas dingin, sendi pada nyeri, lambung mual, kaki berat seperti lumpuh dan kulit gatal gimbal," tuturnya.

Dari pantauan, rombongan petugas PKM Malingping dan Dinkes di TKP langsung memeriksa setiap kamar mandi warga dan memoging serta membagikan serbuk abatisasi untuk dimasukan ke dalam bak penampungan air. Selanjutnya petugas pun memberikan penyuluhan kesehatan ke setiap warga setempat. 



(Fay)