Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Banyak Terima Keluhan, Ketua DPRD Desak Kepala BGN Evaluasi Menyeluruh Dapur MBG di Lebak

Banten, Perssigap88.co.id - Ketua DPRD Lebak Dr. Juwita Wulandari, mendesak Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Nanik S. Deyang, untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur penyedia program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lebak.
 

Menurut Juwita, pergantian kepemimpinan di BGN harus menjadi momentum untuk memperkuat sistem pengawasan dan memastikan program prioritas nasional tersebut berjalan sesuai standar, baik dari sisi infrastruktur, kualitas sumber daya manusia, maupun pemerataan penerima manfaat.

"Ya berharap lebih ketat saja ke dapur-dapur. Selama ini terlalu longgar sekali. Banyak juga kita terima keluhan, misalnya soal instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang belum tersedia," ujar Juwita, saat dihubungi wartawan, Senin (08/06/2026).

Pernyataan tersebut mencerminkan meningkatnya perhatian terhadap tata kelola Program MBG di daerah. DPRD Kabupaten Lebak, kata Juwita, menerima sejumlah laporan masyarakat terkait pelaksanaan program, mulai dari minimnya fasilitas pendukung hingga belum optimalnya cakupan penerima manfaat.

Selain persoalan teknis, Juwita menilai masih ada kelompok sasaran yang belum sepenuhnya menikmati program tersebut, seperti anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Salah satu sorotan utama DPRD adalah belum tersedianya instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang memadai di sejumlah dapur MBG. Padahal, menurutnya, aktivitas produksi makanan dalam skala besar yang dilakukan setiap hari berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan jika tidak dikelola sesuai standar.

"IPAL-nya belum ada. Padahal kalau standar kan harus jelas. Bukan IPAL tradisional. Karena ini produksi makanan tiap hari, berulang, dampaknya ke lingkungan juga harus diperhitungkan," katanya.

Ia menegaskan, keberadaan IPAL bukan sekadar pelengkap infrastruktur, tetapi menjadi bagian penting dalam menjaga aspek kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di sekitar lokasi dapur MBG.

Tak hanya soal fasilitas, Ketua DPRD Lebak juga menyoroti kualitas sumber daya manusia yang terlibat dalam pelaksanaan program, terutama tenaga ahli gizi yang bertanggung jawab menyusun menu makanan bagi para penerima manfaat.

Menurut Juwita, keberhasilan Program MBG tidak cukup diukur dari jumlah makanan yang didistribusikan, melainkan dari kualitas kandungan gizi yang diterima oleh kelompok sasaran.

"Kalau ini program makan bergizi, berarti yang harus dilihat gizinya. Ahli gizi harus benar-benar paham. Harusnya sudah terencana menu mingguan, kandungan gizinya, termasuk kebutuhan anak sekolah sampai ibu hamil," ujarnya. 

Selain itu, DPRD juga menemukan adanya persoalan pada aspek kelembagaan. Berdasarkan aduan yang diterima, sejumlah pengelola SPPG dinilai masih belum memahami tugas dan fungsi masing-masing, sehingga berpotensi menghambat efektivitas pelaksanaan program.

"Kalau yang aduan ke DPRD kan pastinya soal IPAL, ahli gizi, terus SPPG yang tidak tahu tugas fungsinya. Ini kan program unggulan, harusnya semuanya juga unggul," tegas politisi PDIP tersebut.

Di sisi lain, DPRD Kabupaten Lebak turut memberikan perhatian terhadap pemerataan Program MBG, terutama bagi masyarakat di wilayah selatan Lebak yang masuk kategori daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Kondisi geografis dan keterbatasan akses dinilai menjadi tantangan tersendiri dalam mendistribusikan layanan program tersebut.

"Harapannya bisa menjangkau sampai wilayah 3T. Tapi memang tidak mudah, perlu perhatian lebih dari semua aspek," ucapnya.
.
Juwita berharap kepemimpinan baru di Badan Gizi Nasional mampu melakukan pembenahan menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, mulai dari penguatan pengawasan, peningkatan kualitas infrastruktur dan sumber daya manusia, hingga pemerataan akses bagi seluruh masyarakat.

Kata Juwita, program MBG sebagai salah satu program strategis pemerintah pusat harus mampu memberikan manfaat yang berkualitas dan berkelanjutan, sehingga tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di wilayah terpencil dan kategori 3T. 



(Red)

 



Whatsap Redaksi : 085231450077


 

Posting Komentar untuk "Banyak Terima Keluhan, Ketua DPRD Desak Kepala BGN Evaluasi Menyeluruh Dapur MBG di Lebak"

Pasang Iklan / Adv Bawah ini.