Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
test

Sempat Dirawat di Agoesdjam Ketapang, Pasien TKA Asal China Dirujuk ke Pontianak

KETAPANG, Perssigap88.co.id- Terkait adanya Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang saat mendapatkan perawatan medis serta diisolasi di RSUD Agoesdjam Ketapang, saat ini pasien tersebut akan di rujuk ke Pontianak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik mengingat kondisi Rumah Sakit di Ketapang yang dinilai belum memenuhi standart.

"Benar pasien WNA tersebut akan dirujuk ke Pontianak, jika tidak ada halangan hari ini pasien akan kita berangkatkan menggunakan mobil ambulance,"ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Ketapang, Basaria Rajagukguk, Rabu (4/3) sore.

Lanjutnya menerangkan, dirujuknya pasien WNA tersebut lantaran yang bersangkutan berasal dari negara China yang saat ini diketahui merupakan satu diantara negara terjangkit virus corona, sehingga tentunya untuk pelayanan medisnya sesuai prosedur dirujuk ke yang lebih memadai.

"Karena untuk rumah sakit di Ketapang belum memenuhi standart jadi kita mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan makanya dirujuk di Pontianak ketempat yang lebih standart," tuturnya.

Dari informasi yang didapat, Basaria menjelaskan bahwa kondisi pasien sampai saat ini sudah berangsur membaik dengan demam yang sudah normal.

"Namun apakah naik atau turun kita belum tau yang pasti pemeriksaan terakhir pasien sudah normal, sedangkan untuk status pasien karena kita disini bukan rumah sakit rujukan sehingga tidak bisa menentukan positif atau negatif yang pasti kita memberikan pelayanan semaksimal mungkin sesuai dengan protap," jelasnya.

Dirinya berharap agar masyarakat Ketapang tidak panik dan tidak termakan informasi yang belum benar adanya dan tidak melakukan tindakan seperti memborong makanan atau masker yang dapat semakin menyebabkan barang-barang tersebut semakin langka dan mahal.

"Yang terpenting masyarakat harus lebih menjaga kesehatan diri serta meningkatkan stamina dengan berolahraga dan mengkonsumi makanan yang bergizi mengamalkan gaya hidup perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS),"harapnya. (T/AFY)