Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
test

Grand Zuri Hotel Diresmikan, Bupati Berharap SDM Nya Banyak Tenaga Lokal Ketapang

KETAPANG, Perssigap88.co.id - Bupati Ketapang, Martin Rantan meresmikan Hotel Grand Zuri Ketapang yang baru pertama kali hadir di Provinsi Kalimantan Barat tepatnya di Kabupaten Ketapang. Keberadaan hotel ini diharapkan Martin dapat membantu menyerap tenaga kerja lokal, Selasa (03/03).

Dalam Sambutannya, Martin menilai Ketapang merupakan daerah yang telah mengalami perkembangan yang begitu pesat diberbagai sektor pada beberapa tahun terakhir ini. Salah satu buktinya adalah dengan hadirnya Grand Zuri Hotel Ketapang sebagai salah satu hotel berbintang yang ada di Kabupaten Ketapang. 

Untuk itu, Martin berharap, hadirnya Hotel Grand Zuri Ketapang dapat menjadi magnet investasi yang kuat bagi para investor untuk menanamkan modalnya dalam membangun fasilitas penunjang bagi para wisatawan dan pelaku bisnis di wilayah Kabupaten Ketapang.

"Nilai investasi di Ketapang termasuk yang terbesar di provinsi Kalimantan Barat, maka tidak aneh bila pembangunan proyek pemerintah provinsi dan nasional serta pemerintah daerah yang ada di Ketapang tentunya akan diikuti dengan pembangunan dan fasilitas publik salah satunya ialah pembangunan hotel-hotel di Ketapang,” ujarnya.

Martin meminta penyerapan SDM tenaga kerja khususnya masyarakat sekitar dan Ketapang menjadi prioritas sehingga dapat mengurangi 
angka pengangguran sehingga terciptanya kesejahteraan masyarakat. 

“Selain itu, keberadaan hotel grand zuri diharapkan bisa mensosialisasikan kearifan lokal ketapang misalkan menggunakan batik khas ketapang minimal sebulan sekali, dan dapat menjadi mitra pemerintah daerah dalam upaya mempromosikan Ketapang kepada pihak luar, khususnya di sektor pariwisata." tuturnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Zuri Hotel Manajemen, Timotius Afan menilai Ketapang merupakan daerah yang memiliki potensi dibidang investasi termasuk investasi bisnis hotel, hal tersebut membuat pihaknya membangun hotel Grand Zuri di Ketapang yang merupakan daerah pertama di Kalimantan Barat.

“Untuk penyerapan tenaga kerja kita memprioritaskan masyarakat Ketapang, terbukti dari 59 orang karyawan sekitar 70% adalah warga asli Ketapang,” katanya.

Selain itu, untuk gaji karyawan pihaknya mengaku mengikuti UMK yang ada bahkan juga para karyawannya dicover dengan BPJS Kesehatan dan Ketenaga kerjaan. Pihaknya juga berusaha semaksimal mungkin untuk menanam investasi sebaik mungkin baik dengan membuka peluang penyerapan tenaga kerja, pengelolaan limbah serta penyedian fasilitas terbaik untuk konsumen agar dapat menikmati perjalanan ke Kabupaten Ketapang.

“Fasilitas kita sama seperti hotel bintang tiga plus lainnya, hanya saja ada hal-hal yang membedakan seperti konsep hotel yang milineal, interior kamar mewah dan dilengkapi fasilitas eklusif, high speed koneksi internet, smart tv multi chanel 40-50 inch dan lainnya,” jelasnya.






 (T/AFY)