Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
test

Perpanjangan Waktu Hampir Usai, Pengerjaan Proyek Pelang - Batu Tajam Belum Selesai

KETAPANG, Perssigap88.co.id- Masa perpanjangan waktu 50 hari yang diberikan kepada PT.Marga Mulya untuk menyelesaian Pekerjaannya (Proyek Peningkatan Jalan Pelang - Batu Tajam) yang senilai Rp.56 Milyar lebih itu waktunya hampir usai. Namun hingga kini, proyek tersebut masih belum selesai 100 persen. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Ketapang, Ir.H Sukirno menyebutkan, sejauh ini proses pekerjaan Jalan Pelang Batu-Tajam terus dilakukan pelaksananya. Sementara progres pekerjaan beberapa waktu lalu diperkirakan baru mencapai 85 Persen.

"Seminggu lalu progresnya diperkirakan baru 85 Persen. Kalau sekarang saya belum mengetahui sudah berapa Persen Progres pekerjaannya," kata Sukirno ketika dikonfirmasi, Senin (10/2) di Ruang Kerjanya.

Lanjutnya, Harusnya sisa 15 Persen pekerjaan bisa diselesaikan, seiring waktu perpanjangan akan segera berakhir. Pada masa perpanjangan sendiri, denda tetap berjalan dan terhitung sejak 30 Desember 2019 kemarin.

"Penambahan waktu 50 hari diperkirakan dalam belasan hari lagi akan selesai, yaitu sekitar tanggal 20 Februari. Semoga saja pelaksana dapat menyelesaiakan pekerjaannya 100 Persen," pungkas Mantan Kadis Perkim LH itu.

Menurutnya, jika pelaksana masih tidak mampu menyelesaiakan dimasa penambahan waktu, ia mengaku tetap mengacu pada aturan untuk mengambil langkah selanjutnya.

"Saya lihat aturan dulu. Kalau membolehkan ditambah waktu, maka akan ditambah jika mereka (pelaksana-red) masih sanggup menyelesaikan. Namun yang jelas tetap dikenai denda," tuturnya.

Ia menambahkan, terlambatnya penyelesaian diakibatkan banyak kendala dilapangan. Diantaranya kondisi alam yang kerap (hujan) dan padatnya lalu lintas di lokasi proyek.

"Kendala dilapangan banyak, misalnya saat proses pengaspalan turun hujan sehingga harus menunggu sampai kering. Belum lagi lalu lintas disana sangat padat dan luar biasa seperti Mobil angkutan CPO Perusahaan," tutupnya.

Sementara itu, Kiryono yang merupakan Tenaga Operasional PT.Marga Mulya, saat dikonfirmasi melalui Via Telpon whatsapp pada Senin (10/2) tidak bisa dihubungi. 




(A/AFY)