Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
test

Pokmas "Madrasin Jaya" Desa Maduleng Sampang Mendapat Potongan Vi Sebesar 40%

PERSSIGAP88.CO.ID    |    Adanya kelompok masyarakat yang di beri nama "POKMAS" yang tersebar di seluruh desa di seluruh Jawa Timur merupakan kelompok yang di duga hanya ingin memeperkaya diri sendiri, sedangkan bantuan yang melewati seorang anggota dewan yang duduk di bangku DPRD provinsi membertikan dana kepada mereka pelaku pokmas yang diduga dana tersebut hanya untuk kepentingan mereka pribadi bukan untuk kesejahteraan warga yang sangat membutuhkan bantuan, padahal di dalam proposal perjanjian yang tertuang di dalam isi proposal yang diajukan tersebut sangatlah jelas untuk kesejahteraan Rakyat.

Lain halnya dengan salah satu kelompok pokmas yang berada di wilayah sampang, tepatnya di desa Maduleng kecamatan Omben di tahun 2017 yang lalu menerima dana pokmas dari seorang anggota DPR Gerindra yang berada di jawa timur, kelompok tersebut di beri nama "MADRASIN JAYA" penerima dana pokmas sebesar 100 juta.

Saat tim lembaga libas 88 dan media mendatangi ketua kelompok madrasin jaya tersebut "tim lembaga dan media terkejut atas penjelasan atau sebuah pengakuan yang tak terduga dari ketua kelompok bahwa untuk mendapatkan dana sebasar 100 juta tersebut "kami harus menyerahkan uang sebesar 20 juta sejak 2 tahun lalu sebelum pencairan kepada kordinator pokmas bernama H. Ansori (oprator pokmas)red dan ketika pencairan kami harus di potong lagi sebesar uang 25 juta rupiah oleh H.Ansori juga hingga kami bersih menerima dana sebesar 45 juta rupiah saja, padahal memang saya mencairkan dana dari bank jatim di tahun 2017 lalu utuh sebesar 100 juta".

"Dan anehnya lagi Dengan uang sebanyak 45 juta rupiah sisa dari pemotongan itu kami di haruskan membeli sapi untuk ternak sesuwai dengan SOP (setandard oprasional)red. sebanyak 10 ekor hitung-hitung kami sangat rugi mas dengan adanya bantuan pokmas tersebut ungkap salah satu anggota pokmas madrasin jaya tersebut pada tim lembaga dan media".





Tim