Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mahasiswa Demo Deklarasi Damai Cakades se-Kabupaten Lebak Dimasa PPKM Level-3

Banten, Perssigap88.co.id - Inkonsistensi Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak dalam menerapkan aturan menjadi sorotan beberapa pihak. Deklarasi Damai Calon Kepala Desa (Cakades) se-Kabupaten Lebak di kediaman mantan bupati Lebak dua periode ini pun diprotes mahasiswa, lantaran dikhawatirkan terjadi kerumunan yang selama ini menjadi sasaran dari penerapan prokes, sedangkan di Lebak sendiri saat ini masih PPKM level 3.


Meskipun dikritisi banyak pihak, deklarasi damai tetap dilaksanakan sesuai jadwal undangan, yakni hari Senin (18/10/2021), bertempat di Hanggar (gedung) Mulyadi Jayabaya Jln Raya Rangkasbitung - Pandeglang km 7 Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.  

Keluarga Mahasiswa Lebak (KUMALA), yang sebelumnya menyoroti kegiatan tersebut, melakukan aksi unjuk rasa di depan kediaman ayahanda dari bupati Lebak. Mereka berorasi dan menuntut adanya ketidaksesuaian sikap Pemkab Lebak dalam tahapan Pilkades serentak dan pandemi yang belum berakhir.

" Menghadirkan Calon Kepala Desa dari 265 Desa se-Kabupaten Lebak dengan jumlah calon kepala desa 848 orang dikurangi jumlah calon yang meninggal. Dengan jumlah yang cukup banyak itu, melihat Kabupaten Lebak masih memasuki PPKM Level 3. Apakah deklarasi damai tidak bisa diselenggarakan secara hybrid/virtual? atau ada motif lain?" tulisnya dalam rilis aksi. 

Karena itu, Kumala mendesak Satuan Gugus Tugas Kabupaten Lebak agar memberikan sanksi kepada Sekda Lebak. 

" Sehingga kami dari Keluarga Mahasiswa Lebak, meminta Satgas Covid-19 Kabupaten Lebak tindak tegas Sekda Kabupaten Lebak dan evaluasi Kadis DPMD Kabupaten Lebak," dalam rilisnya.

Terpisah, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Ikatan Mahasiswa Cilangkahan (IMC) Ahmad Syarif Hidayatullah,   membandingkan dan mempertanyakan kredibilitas penegak hukum, dimana ketika ada kegiatan Mahasiswa (demonstrasi) ditengah pandemi selalu saja di bubarkan oleh aparat penegak hukum dengan dalih mengundang kerumunan. Sementara, menurutnya, kegiatan yang saat ini diselenggarakan oleh Sekda Lebak justru sudah sangat jelas menyebabkan kerumunan dengan jumlah yang sangat besar, namun kondisi tersebut seolah dibenarkan oleh para penegak hukum hingga tidak ada satupun yang membubarkan kegiatan tersebut.

" Heran saya, ketika mahasiswa menyampaikan aspirasi rakyat dengan demontrasi ditengah pandemi, para demonstran selalu saja di bubarkan oleh aparat, dimana hal itu dilakukan dengan dalih menyebabkan kerumunan. Akan tetapi kita perhatikan kegiatan yang diselenggarakan oleh Sekda saat ini sudah diluar batas, dimana jumlah yang hadir pada acara tersebut melebihi batas sehingga menyebabkan kerumunan dalam sekala besar. Akan tetapi pihak yang berwajib, dalam hal ini adalah aparatur penegak hukum, tidak ada satupun dari mereka yang berani membubarkan kegiatan tersebut, bahkan malah ikut mensukseskan acara tersebut," ujarnya. 

Dilain pihak, bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya dalam sambutannya di deklarasi damai para Cakades se-Kabupaten Lebak tersebut berpesan kepada para peserta agar menjaga persatuan demi pembangunan desa.

" Saya mengajak seluruh Cakades agar mengajak tim suksesnya, jangan bergesek-gesekan karena kita saudara. Setelah selesai pemilihan agar semua dirangkul bersama untuk membangun desa. Hari ini kita melaksanakan deklarasi damai, siap menang dan siap kalah," ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Lebak, AKBP Teddy Rayendra, dalam sambutannya mengimbau agar Cakades beserta tim sukses menjaga kondusifitas wilayah dan mengajak agar masyarakat ikut vaksinasi.

" Dalam kompetisi tidak ada yang menang semua, tolong gunakan cara-cara yang baik, untuk meraih simpati masyarakat. Saya menghimbau, mari bersama-sama menjaga kondusifitas keamanan.Terkait vaksinasi, kita masih ada waktu sebelum hari H, saya minta tolong bantu kami, bantu para petugas kesehatan, bantu Polri dan bantu TNI untuk  mengajak warganya melaksanakan vaksinasi," tegasnya.

Diketahui, kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Lebak Iti Octavia, Kapolres Lebak AKBP Teddy Rayendra, Dandim 0603 Lebak Letkol Inf Nurwahyudi, Kajari Lebak Sulvia Triana Hapsari, Kepala Pengadilan Negeri Lebak, Dede Salim, Tokoh Masyarakat Lebak Mulyadi Jayabaya, Wakil Ketua DPRD Lebak Ucuy Masyuri, Sekda Lebak Budi Santoso, Kadis DPMD Lebak Babay Imroni, Asda I Alkadri, Ketua Gapensi Lebak  Nabil Jayabaya dan para calon kepala desa se-Kabupaten Lebak.  



(Fay_red)




Wastap Redaksi : 085231450077


 

Posting Komentar untuk "Mahasiswa Demo Deklarasi Damai Cakades se-Kabupaten Lebak Dimasa PPKM Level-3 "

"Saya Tegaskan Untuk Rakyat yang Tidak Mendapatkan Bantuan Harap Melapor..! "
Carok Di Sampang Satu Orang Luka Parah Satu Orang Mati
Saudara Sepupu Di Banyuates Melakukan Sumpah Pocong Gara-Gara Tuduhan Santet