Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Proyek Pembangunan Jalan Nasional (JLSS) Pengandaran-Yogyakarta Kini Menjadi Sorotan Warga

Cilacap perssigap88.co.id - Proyek pembangunan Jalan Nasional Jalan Lintas selatan selatan (JLSS) atau Trans south-south Of Java Projeck (TRSS) yang di danai dari anggaran Loan Islamic Development Bank (IDB) Senilai Rp. 95,4 Milliar Tahun 2020, yang Menghubungkan Kecamatan Kedungreja - Bantarsari sepanjang 6,15 KM, yang dilaksanakan PT. Istaka-Triemukty Jo, Kini Pembangunanya tinggal tahap akhir finising dan hampir selesai, Berita lanjutan.


Adapun terkait bantahan terhadap berita perssigap88.co.id, melalui berita online  Penajournalis.com beberapa waktu lalu, oleh Pimpinan Proyek JLSS Tricahyo Widhi Nugroho, ST. Katanya tidak mendasar dan tanpa ada nara sumber jelas.

Dan begini penjelasan pimpinan proyek JLSS Tricahyo kepada perssigap88, bahwa pengerjaan proyek tersebut membenarkan tidak menggunakan Lapisan Paling Bawah (LPB), dan mengaku berbeda dengan proyek JLSS sebelumnya, karena tidak ada di aturan pungkasnya saat menemui awak media dirumahnya Bantarsari bulan lalu.

Pihaknya menambahkan, menjajikan akan memberikan Rab/Rap kepada media perssigap88, Agar tidak terjadi kesimpangsiuran didalam memberikan informasi kepada warga ucapnya saat itu.

Adapun yang menjadi alasan warga masyarakat Sekitar Jalan Nasional (JLSS) menduga, adanya Item pekerjaan yang dihilangkan ialah mengacu adanya bukti visual dan dokumen foto yang dikumpulkan warga sekitar, dari awal pengerjaanya berbeda dengan Proyek (JLSS) yang dilaksanakan sebelumnya dan hal tersebut sangat beralasan jika warga memiliki dugaan-dugaan tersebut.

Semisal tidak menggunakan Lapisan Paling Bawah (LPB) dan tidak seperti tahapan-tahapan pembangunan jalan JLSS sebelumnya, Dari mulai Pembersihan, peninggian jalan atau pembuatan badan jalan, Seperti pengerjaanya tidak biasa sesui dengan tahapan pelaksanaan, Artinya jika sesui dengan bukti visual yang ada  warga patut mencurigai adanya tahapan yang hilang, karena dikerjakan langsung lapisan paling atas (LPA) dan tanah masih semrawut.

Hal itu diungkapkan oleh nara sumber terpercaya perssigap88, sebut saja AS, Mengaku dari awal pekerjaan, dirinya dan warga yang lain sengaja  mendokumentasikan pekerjaan tersebut dari tahap awal hingga hari ini, Jika dibandingkan dengan pengerjaanya JLSS sebelumnya Sangat jauh dan sangat tidak sesui dan terkesan asal-asalan saat membeberkannya kepada awak media beberapa bulan yang lalu.

Hal yang sama juga di sampaikan warga lainya Sebut saja IL, Mu, Jika Kwalitas bangunan jalan Nasional pembangunanya seperti itu apakah kwalitas bangunan ada yang berani menjamin ungkap beberapa warga, karena yang khawatirkan jalan nantinya ambles,  apa lagi kondisi tanahnya labil, selain dari pada itu muatan kendaraan jalan nasional itu kan muatan sangat berat tuturnya.

Baca Terus Berita selanjutnya, "Benarkah Proyek Jalan Nasional JLSS Milliaran Rupiah Tidak Sesui Aturan ?"



Mros/Red




 

Posting Komentar untuk "Proyek Pembangunan Jalan Nasional (JLSS) Pengandaran-Yogyakarta Kini Menjadi Sorotan Warga"

Pasang Iklan / Adv Bawah ini.