Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Home Industry Abon Ikan Kelompok Karya Mandiri Binuangeun Tersendat Modal

Banten, Perssigap88.co.id - Berawal dari niat untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga, Bedah bersama suaminya Unik, mencoba membaca peluang yang ada di sekitarnya. Didasari dengan kemauan, suami isteri itu menggali keahlian yang dimilikinya. Mereka membeli ikan dari pelelangan (Tempat Pelelangan Ikan/TPI) hasil tangkapan nelayan yang tidak jauh dari rumahnya. Kemudian diolah tanpa bahan pengawet dijadikan abon (abon ikan tuna dan ikan marlin), bakso ikan, krupuk cumi, dan krupuk rumput laut hingga bisa mempekerjakan 8 orang isteri para nelayan di lingkungannya Kampung Nelayan, Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.


Sekitar tahun 2006  mereka membuat 'kelompok ikan' Karya Mandiri beranggota 10 orang dan mendapat bantuan dari BPSDMPM Kementerian Perikanan dan Kelautan dalam bentuk peralatan home industry. Berkat bantuan tersebut bisa kelompok pengrajin ikan ini mampu mengirim hasil produksinya ke beberapa super market yang ada di Jakarta dengan kemapuan 3 kwintal abon ikan setiap bulannya. Namun akibat pandemi vovid-19 usaha home industry kelompok ikan Karya Mandiri ini semakin tersendat nyaris gulung tikar.

"Namun dengan adanya Covid-19 usaha kami menurun drastis dan nyaris gulung tikar," kata Bedah, Selasa (22/06/2021).

"Sebelum Covid-19, produksi abon ikan kami ini dikirim ke beberapa super market yang ada di Jakarta, setiap bulannya bisa mengirim tiga kwintal, namun karena adanya Covid-19 pengiriman distop, usaha kami menurun drastis dan nyaris gulung tikar," akunya.

Kata Bedah, untuk saat ini hanya bisa menjual di sekitaran masyarakat lokal atau pelanggan yang sengaja datang membeli. 

Bedah berharap Covid-19 segera berakhir dan iapun berharap ada pihak yang bisa membantu permodalan agar usahanya bangkit maju kembali. 

"Inginnya Covid-19 itu segera musnah, dan usaha kami juga ingin berjalan lancar, dan tentunya butuh tambahan modal. Kamipun berharap ada bantuan dari pemerintah terkait," keluhnya.

Sementara, Faruq Ahmad, warga sekitar yang kebetulan datang sebagai pelanggan untuk membeli hasil produksi Karya Mandiri, mengatakan hampir tiap hari membelinya baik untuk keluarga maupun sebagai oleh-oleh ke kota. 

"Kami sering membeli hasil produksi Karya Mandiri, sudah langganan, harganya terjangkau dan rasanya top. Setiap mau bersilaturahmi kepada keluarga yang ada diluar Binuangeun, kami selalu membawa oleh-oleh, tentunya baso ikan, abon ikan dan krupuk ikan, rasanya itu enak dan memuaskan," ujar Faruq.



 (Fay)





 

Posting Komentar untuk "Home Industry Abon Ikan Kelompok Karya Mandiri Binuangeun Tersendat Modal"

Pasang Iklan / Adv Bawah ini