MODUS DUIT SOGOKAN UNTUK PARA PETINGGI - www.perssigap88.co.id
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer


MODUS DUIT SOGOKAN UNTUK PARA PETINGGI

OPINI persigap88.co.id - Lagi susah. Economic crash. Covid-19 setahun. Aktifis Era Milenial, tua-muda, dipaksa puter otak. Ogah jadi coolie. Males kringetan. Takut panas. Ngga punya skill. Cita-cita: jadi mantu pemilik ponpes. 


Jaga gaya. Pengen pake Sepatu Florsheim. Ngimpi punya Arloji Patek Philippe. Terpaksa ngolah. Jadi inventor new moduz. Ketemu; Namanya Modus "Duit Rem". 

Modus classic: Nyerang, gigit, injak supaya cair tuh duit. Disebut minta "Uang Sogok". Branding figur masuk kategori "Uang Dorong". 

Figur yang konsisten nyerang pemerintah, apa pun diomongin, pasti blom disumpel duit mulutnya. Ngga dianggep signifikans. Dibiarkan ngoce truz. Buat hiburan. Kayak Badut. 

Figur lain kraz nyerang. Tiba-tiba melandai. Soft landing. Lalu lenyap dari media. Artinya; cair atau goal itu proyek. 

Figur #3 kraz nyerang. Pemerintah invite dialogue. Bargain. Minta harga ketinggian. Syarat berlebihan. Over confident. Akhirnya digebuk. Masuk hotel prodeo. 

Figur #4 paling na'as. Pejuang. Buldozer. Striker. Kandidatnya goal. Menang Pilkada. Ngasi 2-M; Makasi Lagi, Makasi Lagi. Boro-boro proyek. Lalu kualitas si Kepala Daerah minuz. Si Pejuang ngga berani nyerang. Takut dibully ngambek karena ngga dapet proyek. 

Moduz "Duit Rem" punya karakter "Untimely branding", premature campaign & lebay. Misalnya ada Unknown syndicate usung Jokowi 3 Periode, Erik Tohir for President, Gibran Next President, Dulur Ganjar dan sebagainya. 

Lawan langsung alert. Lawan rilis brutal attack. Padahal Pilpres 2024 masih lama. Tiket di tangan partai. Apa pun bisa terjadi tahun depan. 

Figur yang dibranding kepanasan. Terima bully & dibikinin meme jahat. Kalkulasinya ngga sekarang. Tapi Unknown syndicate dianggap asset. Maka minta di-stop dulu. Nyuruh-politik pasti ada biayanya. Itu dech yang disebut "Duit Rem". 

Moduz "Duit Rem" lain seolah-olah mendukung. Tapi End-result yang diharapkan justru sebaliknya. Figur yang dijadikan target diperas keluar budget untuk menghentikan propaganda. 

Oknum KNPI seolah Pro Don Dasco. Tapi nyatanya mereka menghasut & adu-domba. Otak penggerak ingin merusak soliditas Partai Gerindra. Orang waras jelas lihat motivasi busuk di balik Gerakan Minta Pa Prabowo mundur. Akhirnya Don Dasco melaporkan Oknum Ga Jelaz itu ke Polisi. 

"Pelaporan oleh Don Dasco tentang hal pencemaran nama baik ke Bareskrim Polri adalah hal yang wajar. Ini juga sebagai penegasan bahwa pendapat Ketum KNPI Lisman Hasibuan bukan merupakan keinginan Don Dasco baik sebagian atau keseluruhannya," kata Aktifis Sugiyanto. 

Ngga ada figur seloyal Don Dasco kepada Partai & Pa Prabowo Subianto. Wajar bila dia marah sekali melihat anasir external & aliens to Gerindra coba-coba ngatur partai & nyerang Pa Prabowo Subianto. 

Oknum KNPI agaknya masi amatiran. Alih-alih Duit Rem mencair, eehh malah dibikinin LP. Siap-siap masuk bui brohhh. 

by Zeng Wei Jian




THE END


 

Posting Komentar untuk "MODUS DUIT SOGOKAN UNTUK PARA PETINGGI"

Ada Apa Kab. Cilacap?... Ratusan Kontraktor Akan Datangi Kantor Bupati
Kafe Di Sampang Menjamur Adu Fisik Kedua Cewek Tak Terhindarkan
Bongkar monopoli Proyek!! Kontraktor Geruduk Kantor Bupati Cilacap
Kasus Selingkuh Sekarang Oknum Pejabat Dinas P&K Cilacap Diduga Menghamili PKL Anak SMA
Dua Orang Santri Hanyut di Pantai Karangseke, Satu Selamat, Seorang Lagi Belum Ditemukan
Adu Visik Dua Wanita Di Sampang Hanya Karena Cemburu Buta
Giliran PUPR Cilacap Memanas Isu Ratusan Kontraktor Akan Unjuk Rasa Di Depan Kantor Bupati




"Saya Tegaskan Untuk Rakyat yang Tidak Mendapatkan Bantuan Harap Melapor..! "
Carok Di Sampang Satu Orang Luka Parah Satu Orang Mati
Saudara Sepupu Di Banyuates Melakukan Sumpah Pocong Gara-Gara Tuduhan Santet
Pelipis Mata Yustinus Zebua Alias Ama Sukur Luka Akibat Dianiyaya DS Alias Ina Yosua Istri Kepala Sekolah SMP N.1 Hilimegai Menggunakan Cangkul
Aksi Bugil Ibu- Ibu Saat Tanahnya Di Serobot
SPBU Nakal Di Banyuangi Akan Di Laporkan Oleh Konsumen
Perampok Sepeda Motor Menggunakan Mudus Baru Di Blega Bangkalan
Carok Masal Di Daerah Kramat Pamekasan Berawal Dari Futsal