Laporkan Wartawan ke Polisi, Ketum PPWI: Lucu Penegak Hukum Tidak Tahu Hukum - www.perssigap88.co.id
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Laporkan Wartawan ke Polisi, Ketum PPWI: Lucu Penegak Hukum Tidak Tahu Hukum

Banten, Perssigap88.co.id - Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, menganggap Kasi Intel Kejari Lebak tidak paham hukum. Ia sangat menyayangkan dan mengecam pelaporan terhadap tiga wartawan Radar24.com oleh Kasi Intel Kejari Lebak Provinsi Banten ke Polres Lebak. 


Lebih memprihatinkan lagi, kata Wilson, jika setiap tindakan yang bernuansa teror terhadap wartawan itu dilakukan oleh aparat penegak hukum.

Menurut Wilson, Kasi Intel tersebut tidak paham Undang-Undang Pers. Akibatnya penegakan hukum di Kabupaten Lebak tidak berkeadilan.

"Lucu, penegak hukum ko tidak tahu hukum, lebih baik Kasi Intelejen Kejari Lebak itu dicopot aja dari jabatannya lantaran tak paham hukum, kenapa harus wartawan yang dilaporkan? Kenapa tidak Sudirman? saya menilai yang dilakukan oleh wartawan sudah benar dengan menerapkan etika sebelum ekpose melakukan konfirmasi terlebih dahulu," terang Wilson Lalengke kepada awak media melalui telepon selulernya, Rabu (10/03/2021).

Selain itu, Ketua Umum PPWI ini dengan tegas meminta kepada pihak Kepolisian Resort Lebak untuk lebih selektif dalam menerapkan Undang-undang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik), karena tidak semua harus diproses.

"Bila pihak kepolisian memproses ketiga wartawan terkait pemberitaan artinya sama juga bahwa pihak Polres tak paham Undang-Undang Pers No 40 tahun 1999 tentang Pers," paparnya.  

Diketahui, beberapa media online sebelumnya menyebut dugaan adanya biaya partisipasi senilai Rp 15 juta yang dikeluarkan oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kementrian Agama Kabupaten Lebak, Sudirman kepada orang yang mengaku-ngaku Kasi Intel Kejari Lebak dan telah diwartakan oleh salah satu media online,  Radar24.com.



(Fay_Red)





 

Posting Komentar untuk "Laporkan Wartawan ke Polisi, Ketum PPWI: Lucu Penegak Hukum Tidak Tahu Hukum"