Ditpolairud Polda Banten Menangkap Dua Orang Pelaku Penyeludupan Bibit Lobster - www.perssigap88.co.id
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer


Ditpolairud Polda Banten Menangkap Dua Orang Pelaku Penyeludupan Bibit Lobster


Banten, Perssigap88.co.id -  Personel Direktorat Kepolisian Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Banten menangkap dua warga Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang yang diduga menyelundupkan puluhan ribu benih lobster. 


Petugas menangkap kedua tersangka tersebut di Muara Binuangen, Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Rabu (20/01/2021).

Saat ditemui, Dirpolairud Polda Banten Kombes Rustam Mansur, SIK melalui Wadirpolairud Polda Banten AKBP Abdul Majid mengatakan bahwa kedua pelaku tersebut berinisial M (26) warga Kampung Hunibera, Desa Cikiruh Wetan dan CH (20) warga Kampung Sukawaris, Desa Sukawaris. Kedua terduga ditangkap saat hendak menyelundupkan 24 ribu benih lobster ke daerah Jawa Barat dan sekitarnya.

"Dari tangan kedua pelaku ini kami amankan benih lobster yang berjumlah 24.000 ekor yang terdiri dari 18.000 ekor benih lobster jenis pasir dan 6.000 ekor jenis mutiara," ujar Abdul Majid saat mengungkap kasus perkara di Mako Ditpolairud Polda Banten, Kamis (21/01/2021).

Abdul Majid menambahkan bahwa pelaku dalam melakukan penjualan benih lobster tidak mengantongi izin Perkarantinaan Ikan di Banten. Kedua pelaku terjerat Undang Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan.

"Semestinya yang bersangkutan mendapat lisensi. Apabila melakukan kegiatan ini harus mendapat izin dari perikanan dan sebagainya," ungkap Abdul Majid.

Masih kata Abdul Majid, para pelaku membandrol satu ekor benih lobster dengan harga puluhan ribu rupiah. Jika dihitung per ekor diekspor ke luar negeri dengan harga Rp250 ribu/ekor. Bila dikalkulasikan bibit lobster ini sebanyak 24 ribu ekor, maka pelaku meraup omset Rp 6 miliar.

Sementara itu, Kepala Karantina Ikan di Banten, Hanafi mengatakan, tindak pidana yang dilakukan pelaku melanggar UU Perikanan. Nantinya untuk benih lobster yang diamankan akan dilepas liarkan ke alam laut.

"Nanti akan kami lepas liarkan ke laut kembali," ujar Hanafi.

Terpisah, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengapresiasi atas pencegahan yang dilakukan oleh Ditpolairud Polda Banten dalam mencegah penyeludupan bibit lobster.

"Saya sangat mengapresiasi atas kinerja yang dilakukan oleh teman-teman dari personel Ditpolairud Polda Banten, yang dimana mereka baru saja menangkap dua orang tersangka yang melakukan penyeludupan dan penjualan bibit lobster secara ilegal, karena untuk menjual bibit lobster ini ada aturan hukumnya dan tidak sembarang," ujar Edy Sumardi. 

Akibat perbuatannya, para pelaku tersebut dijerat UU Perikanan Pasal 93 junto Pasal 26 ayat 1 dengan ancaman 8 tahun penjara atau denda Rp1,5 miliar.


(Fay/bidhumas)
 

1 komentar untuk "Ditpolairud Polda Banten Menangkap Dua Orang Pelaku Penyeludupan Bibit Lobster"

Ada Apa Kab. Cilacap?... Ratusan Kontraktor Akan Datangi Kantor Bupati
Kafe Di Sampang Menjamur Adu Fisik Kedua Cewek Tak Terhindarkan
Kasus Mendoan Terkuak Sekarang Oknum Pejabat Dinas P&K Cilacap Diduga Pernah Menghamili PKL
Dua Orang Santri Hanyut di Pantai Karangseke, Satu Selamat, Seorang Lagi Belum Ditemukan
Giliran PUPR Cilacap Memanas Isu Ratusan Kontraktor Akan Unjuk Rasa Di Depan Kantor Bupati
Adu Visik Dua Wanita Di Sampang Hanya Karena Cemburu Buta
Diduga Proyek Siluman Saluran Di Jalan Raya Ketapang Sampang


"Saya Tegaskan Untuk Rakyat yang Tidak Mendapatkan Bantuan Harap Melapor..! "
Carok Di Sampang Satu Orang Luka Parah Satu Orang Mati
Saudara Sepupu Di Banyuates Melakukan Sumpah Pocong Gara-Gara Tuduhan Santet
Pelipis Mata Yustinus Zebua Alias Ama Sukur Luka Akibat Dianiyaya DS Alias Ina Yosua Istri Kepala Sekolah SMP N.1 Hilimegai Menggunakan Cangkul
Aksi Bugil Ibu- Ibu Saat Tanahnya Di Serobot
SPBU Nakal Di Banyuangi Akan Di Laporkan Oleh Konsumen
Perampok Sepeda Motor Menggunakan Mudus Baru Di Blega Bangkalan
Carok Masal Di Daerah Kramat Pamekasan Berawal Dari Futsal