Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bangunan MI Ambruk Saat Siswa Sedang Belajar di Kelas

Banten, Perssigap88.co.id - Madrasah Ibtidaiyah (MI) Cililitan Kampung Sindangsari, Desa Bejod, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak mengalami ambruk mendadak pada saat  siswa dan guru melangsungkan aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM), Selasa (24/11/2020) sekitar pukul 09.00 pagi WIB.       
 
Dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa maupun luka, namun guru dan puluhan siswa sekolah tersebut sempat mengalami shock dan trauma.         

Keterangan yang didapat wartawan, sebelum ambruk sejumlah guru dan siswa MI dengan jumlah hampir 70 murid sedang berada di ruang kelas hendak melakukan aktivitas belajar mengajar.       
Diketahui, KBM di sekolah tersebut berjalan secara tatap muka. Hal ini dilakukan karena kondisi jaringan internet yang tidak memungkinkan dan minimnya masyarakat yang memiliki handphone android. 

Kepada wartawan, Ita Rosita guru di sekolah tersebut menjelaskan saat siswa dan guru tengah khusu' melakukan KBM, mendadak terdengar suara keras yang disusul dengan retakan tembok pada kelas. Kejadian tersebut membuat panik guru dan siswa, mereka pun berhamburan keluar kelas menyelamatkan diri.  

"Saya sedang membagikan tugas kepada siswa, tiba tiba ruang guru yang ada di sebelah kelas ambruk, membuat kami kalang kabut dan langsung anak-anak saya giring ke luar kelas untuk menyelamatkan diri," ujar Ita Rosita, Rabu (25/11/2020).     

Menurut Ita, ruang guru yang roboh tersebut juga berimbas pada ruang kelas yang pada saat itu sedang dipakai KBM. Bagian atap ruang kelas separuhnya ikut roboh karena empat ruang yang dimiliki MI Cililitan itu dalam satu atap.      

"Kami shock pak, apalagi melihat anak anak saat kejadian histeris dan nangis, saya pun sampai sekarang masih trauma pak. Namun untungnya tidak ada korban jiwa dan luka karena kami langsung berhamburan keluar," ujar Ita.    

Dikatakannya, saat terjadi musibah tidak ada hujan atau angin kencang. Robohnya ruang kelas tersebut akibat kondisi bangunannya yang sudah rapuh. Keadaan ini diperparah lagi berkali-kali adanya guncangan gempa baru-baru ini sehingga membuat beberapa tembok kelas retak.     

"Kejadian ini sudah kami laporkan ke Korwil Kemenag Kecamatan untuk diteruskan ke Kemenag Lebak," ungkapnya.  

Sementara itu, Kepala kantor Kementerian agama Kabupaten Lebak, Ahmad Tohawi kepada wartawan membenarkan kejadian itu. Disebutkan, pihaknya pun sudah menurunkan tim ke lokasi kejadian.       

"Iya, saya sudah memerintahkan Kasubag untuk meninjau lokasi kejadian," ujarnya. 



(Fay_red)










Posting Komentar untuk "Bangunan MI Ambruk Saat Siswa Sedang Belajar di Kelas"