Ribuan Massa Tuntut, Akun Fecebook, Segera Ditangkap, Polres Sampang - www.perssigap88.co.id
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
test

Ribuan Massa Tuntut, Akun Fecebook, Segera Ditangkap, Polres Sampang

Aksi Himaka Simpatisan Ponpes Karang Durin Tuntut akun facebook Allby Madura Untuk Ditangkap.


SAMPANG,   Perssigap88  -   Ribuan aksi Himpunan Alumni Karang Durin (HIMAKA) Desa Tlambah Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, massa melakukan demostrasi ke Mapolres Sampang pemilik akun Fecebook bernama Allby Madura untuk segera ditangkap, Senin (5/10/2020).

Pasalnya, ribuan massa yang menggelar aksi damai itu sehingga melaporkan pemilik akun facebook bernama Allby Madura.

Korlap Aksi Wafie Anas mengatakan, akun Fecebook tersebut memposting ujaran kebencian terhadap nama pesantren dan menuduh kiai Karang Durin biang dari segala kehebohan isu seputar bangkitnya PKI.

“Kami tidak terima dan kecewa nama pesantren dan guru kami dilecehkan, polisi harus usut tuntas dan segera menangkap pemilik akun Allby Madura,” kata Korlap aksi Wafie Anas.

Tak terima guru besar KH Ahmad Fauzan Zaini dan KH Muhammad Khoiron Zaini serta nama pesantren dilecehkan, pendemo akhirnya melaporkan pemilik akun terkait Undang-Undang ITE.

Dalam kesempatan itu perwakilan massa dari Himpunan Alumni Karangdurin (Himaka) dan simpatisan menemui Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz didampingi penyidik Satreskrim.

Dalam orasinya, pendemo memberi batas waktu tiga hari dalam pengungkapan kasus yang dilaporkan. Jika tuntutannya belum ada kejelasan, mereka mengancam akan melakukan aksi yang sama.

Baihaki Perwakilan Himaka mengatakan, akun facebook Allby Madura sudah ketiga kalinya melakukan pelecehan terhadap kiai dan pesantren Karangdurin, Desa Tlambah. Postingan tersebut sama dengan kejadian sebelumnya yakni menyebut bahwa kiai nya antek-antek PKI.

“Akun facebook Allby Madura melecehkan pesantren dan kiai yang sama disebut antek-antek PKI, kami sebagai alumni sudah tidak sabar dan menuntut pemilik akun hari ini juga harus diamankan,” ucapnya.

Terakhir pelecehan kepada Kiai Karangdurin terjadi pada awal tahun 2020 lalu. Pelakunya sama dari pemilik akun facebook Allby Madura.

Menurut Baihaki perwakilan aksi, saat itu Allby Madura sebenarnya sudah bertandatangan dan berjanji diatas hitam putih tidak akan mengulangi perbuatannya.

“Waktu itu dia sudah sepakat disaksikan tujuh orang saksi salah satunya Kepala Desa Bire Timur, Sokobanah, bahwa tidak akan diulangi, tapi sekarang tetap saja mengulang perbuatannya,” jelasnya.

Himaka berharap laporan yang dilayangkan kepada kepolisian ditegakkan sesuai aturan yang berlaku. Hal ini sebagai upaya membendung kekecewaan alumni dan simpatisan dalam tegaknya proses hukum di Sampang.

Menyikapi tuntutan massa, Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz meminta mempercayakan kepada penegak hukum atas laporan yang dilayangkan.

“Masalah waktu tiga hari belum bisa disimpulkan, yang penting kita tindaklanjuti dan percayakan ini sama polisi bahwa kasus ini diproses laporan dan saksi dan konten pelecehan di kolom komentar facebook dikumpulkan untuk diserahkan kepada penyidik," pungkasnya. 




(Mp/man/...).









Post a comment for "Ribuan Massa Tuntut, Akun Fecebook, Segera Ditangkap, Polres Sampang"

Dana Hibah Masjid 700 Juta Diduga Jadi Bancakan
Maulana Yusuf Blak-Blakan Disinyalir FKDT Cilacap Jadi Alat Oknum Peras Dana Bantuan BOP Madin dan TPQ
Banyak Proyek terduga Korupsi, INAKOR Pamekasan siap goyang ke BPK Jawa Timur
Masjid Khozinatul Mukhlazin Lumajang Gunakan Dana Hibah Diduga Tak Masuk Akal
Sebelum Pindah Kapolres Bangkalan Gelar Jumpa Pers Ungkap Kasus Kriminal