Perahu Tertabrak Kapal Cemindo Gelimang Nelayan Bayah Nyaris Hanyut - www.perssigap88.co.id
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
test

Perahu Tertabrak Kapal Cemindo Gelimang Nelayan Bayah Nyaris Hanyut

Banten, Perssigap88.co.id - Perahu Nelayan milik Adi bin Pandi, warga Bayah yang sedang mengambil ikan diduga tertabrak kapal yang hendak bersandar di Terminal Khusus (Tersus) pelabuhan PT Cemindo Gemilang di Desa Darmasari Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak Provinsi Banten, Senin (28/09/2020) sekira pukul 22.00 WIB.



Dalam peristiwa itu nelayan yang sedang menangkap ikan di atas perahu tersebut sempat hanyut terbawa arus, namun dapat terselamatkan oleh kapal Tuckboot yang memberikan pertolongan. Lain halnya perahu dan beberapa alat tangkap ikan mengalami kerusakan.

Menurut Adi, saat itu dia tengah menjaring ikan bersama teman nelayan lainnya. Tiba-tiba perahu miliknya terserempet kapal hingga terbalik dan dia hanyut terbawa arus.

"Untung saja saya mendapat pertolongan dan dinaikan ke tuckboot," terang Adi.

Di tempat terpisah, Wakil Ketua 2 DPC Bayah Ormas Badak Banten, Ifan Trisa menyangkan atas terjadinya laka laut tersebut, dan menduga kejadian ini akibat unsur kelalaian para petugas di pelabuhan.

Lebih lanjut, Ifan memaparkan, bahwa dalam UU nomor 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran, pasal 207 ayat (1) menyebutkan, bahwa syahbandar melaksanakan fungsi keselamatan dan keamanan pelayaran yang mencakup pelaksanaan, pengawasan dan penegakan hukum di bidang angkutan di perairan, kepelabuhanan dan perlindungan maritim di pelabuhan.

"Meskipun Nakhoda/captain kapal bisa sail in / sail out sendiri, tapi aturan pelayaran yang mewajibkan dan menugaskan Petugas Dishubla (Pandu/Pilot) berada di ruang kemudi. Dan Petugas Dishubla (Pandu/Pilot) harus memiliki licency pelayaran dan memiliki pendidikan Nautika," papar Ifan.

Kegiatan, aktifitas dan olah gerak kapal yang di sebut kolam atau buoy sudah ada aturannya. Semua aktifitas selain kapal/tongkang dilarang berada dan beraktifitas di situ dan petugas yang memberikan edukasi itu petugas KSOP atau KUPP, dan selama 6 tahun adanya kegiatan Tersus pihak terkait tidak pernah melakukan edukasi tentang keselamatan dan keamanan di wilayah kerja atau kolam/buoy pelabuhan Bayah.

"Laka laut sering terjadi di perairan Bayah, dan wilayah Tersus PT Cemindo karena kurangnya pengalaman, pengetahuan dan pengarahan dari pihak terkait yang membidanginya," tandasnya.

Sementara, Ace Moch Noh, petugas unit kerja Syahbandar di Bayah mengatakan, telah dilakukan musyawarah antara pihak nelayan dengan pihak kapal, dan pihak kapal akan mengganti alat tangkap ikan dan perahu milik nelayan yang mengalami kerusakan.

"Tadi jumlah nilai kerugian nelayan sudah diajukan kepada pihak kapal, dan sudah dilaporkan ke atasannya yang ada di Labuan. Berapa nilai kerugian nelayan nanti bisa dimusyawarahkan lagi yang mungkin prosesnya memerlukan waktu satu atau dua hari, yang terpenting dalam kejadian ini Alhamdulillah tidak ada korban jiwa," terang Ace kepada media di ruang kerjanya. (sbr: patroli.co)





(Fay)





GMAIL REDAKSI : pt.pers.sigap@gmail.com HATI-HATI MODUS PENIPUAN YANG MENCATUT NAMA MEDIA INI !!!! WARTAWAN KAMI NAMANYA TERCANTUM DI BOX REDAKSI NOMER TELFON REDAKSI 085231450077 Watsapp

Post a comment for "Perahu Tertabrak Kapal Cemindo Gelimang Nelayan Bayah Nyaris Hanyut"

Dana Hibah Masjid 700 Juta Diduga Jadi Bancakan
Maulana Yusuf Blak-Blakan Disinyalir FKDT Cilacap Jadi Alat Oknum Peras Dana Bantuan BOP Madin dan TPQ
Banyak Proyek terduga Korupsi, INAKOR Pamekasan siap goyang ke BPK Jawa Timur
Masjid Khozinatul Mukhlazin Lumajang Gunakan Dana Hibah Diduga Tak Masuk Akal
Sebelum Pindah Kapolres Bangkalan Gelar Jumpa Pers Ungkap Kasus Kriminal