Kadisperindag Lebak: Hasil Analisa Sementara Beras PKH Diduga Medium Campuran - www.perssigap88.co.id
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
test

Kadisperindag Lebak: Hasil Analisa Sementara Beras PKH Diduga Medium Campuran

Banten, Perssigap88.co.id  - Kualitas beras program Bantuan Sosial Beras (BSB) dari kementerian sosial diperbincangkan banyak kalangan. Pasalnya, meski sesuai ketentuan harus beras medium, namun kondisi beras yang diterima sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) diketahui berwarna kusam, banyak patahan dan berdedak. Guna memastikan kualitas beras tersebut, wartawan membawa sample beras ke Disperindag Kabupaten Lebak untuk dianalisa dan uji kualitas. 



Diberitakan Poros.id, Bantuan Sosial Beras (BSB) untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Sumberwaras Kecamatan Malingping Kabupaten Lebak diduga tidak sesuai dengan ketentuan petunjuk teknis (Juknis) BSB 2020.

Dugaan ketidaksesuaian itu diketahui setelah Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak melakukan analisa terhadap sample beras yang dibawa wartawan dari Desa Sumberwaras Malingping ke Kantor Disperindag Lebak, Senin 28/09/2020.

Setelah melakukan analisa terhadap sample beras yang diambil dari tiga karung yang berbeda, Kepala Disperindag Lebak Dedi Rahmat menduga bahwa beras tersebut merupakan beras medium yang dicampur dengan beras non kelas.

"Kalau beras medium (meski medium 3) gak mungkin ada yang kuning-kuning kayak gini. Ini kan sebagian ada yang bening, ada juga yang kuning. Tetapi ini baru secara kasat mata saja, nanti hasil uji lab yang menentukan segala-galanya," kata Dedi Rahmat.

Untuk saat ini, lanjut Dedi, pihaknya belum bisa melakukan tindak lanjut, namun apabila hasil uji lab sudah keluar dan terbukti ada ketidaksesuaian, maka pihaknya bisa memberikan rekomendasi ke pihak-pihak terkait, seperti Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan dan Bulog selaku pihak penyedia.

"Bila perlu nanti saya turun langsung ke Bulog (apabila ada ketidaksesuaian)," tukasnya.

Sebelumnya, beras BSB di wilayah tersebut menjadi perbincangan, lantaran selain warnanya kusam dan banyak patahan, apabila dipegang maka ditangan akan menyisakan dedak. Di Desa Sumberwaras sendiri terdapat 315 KPM. Masing-masing KPM mendapatkan beras sebanyak 30 kilogram, yakni pagu untuk bulan Agustus dan September.

Untuk diketahui, BSB tersebut merupakan salah satu program yang dilakukan pemerintah sebagai jaring pengaman sosial dalam rangka penanganan dampak pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). 





(Fay_red)






GMAIL REDAKSI : pt.pers.sigap@gmail.com HATI-HATI MODUS PENIPUAN YANG MENCATUT NAMA MEDIA INI !!!! WARTAWAN KAMI NAMANYA TERCANTUM DI BOX REDAKSI NOMER TELFON REDAKSI 085231450077 Watsapp

Post a comment for "Kadisperindag Lebak: Hasil Analisa Sementara Beras PKH Diduga Medium Campuran"

Maulana Yusuf Blak-Blakan Disinyalir FKDT Cilacap Jadi Alat Oknum Peras Dana Bantuan BOP Madin dan TPQ
Dana Hibah Masjid 700 Juta Diduga Jadi Bancakan
Banyak Proyek terduga Korupsi, INAKOR Pamekasan siap goyang ke BPK Jawa Timur
Masjid Khozinatul Mukhlazin Lumajang Gunakan Dana Hibah Diduga Tak Masuk Akal
Sebelum Pindah Kapolres Bangkalan Gelar Jumpa Pers Ungkap Kasus Kriminal