Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
test

KKS Mulai Dibagikan Kepada Warga

PERSSIGAP88.CO.ID   -   (Cilacap) Warga antre untuk melakukan verifikasi dan menerima pembagian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Desa Kamulyan Kecamatan Bantarsari Kabupaten Cilacap. Karena imbas pandemi Covid-19, pemerintah kembali memberikan bantuan berupa Kartu Keluarga Sejahtera(KKS). 


Proses pembagian dan aktivasi kartu keluarga sejahtera (KKS) sudah dimulai di beberapa kecamatan. Dengan mengundang warga untuk datang ke kantor kecamatan. Proses penyaluran pun menerapkan protokol Covid-19.

Seperti di Desa Kamulyan Kecamatan Bantarsari, Jumat(8/5), puluhan warga mengantre di pendopo hingga halaman parkir balai Desa Kamulyan. Para warga rerata sudah menggunakan masker. Terlihat pula dari perangkat Desa Kamulyan yang mengenakan alat pelindung diri untuk mengecek suhu badan warga. Saat penyerahan formulir dan aktivasi juga sudah diterapkan aturan physical distancing.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Camat Bantarsari Yani dan Kapolsek Bantarsari Iptu Sulimin S.H. Babinsa Sertu Abdul Kholik, Bhabinkamtibmas Aiptu Mulyono, Kepala Desa Kamulyan Mahmud S.Pd Tujuan pendampingan ini untuk melihat, mengawasi proses regristrasi  KKS langsung oleh warga penerima agar dapat dipergunakan dan tepat sasaran.

Menanggapi hal itu Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Camat Bantarsari Yani, mengakui, pengumpulan warga tersebut sebenarnya tidak sesuai protokol pencegahan Covid-19. Tapi, lanjut camat Yani itu, kehadiran warga penting karena untuk menyerahkan formulir aplikasi dan mengaktifkan kartu ke petugas Bank Mandiri sebagai bank penyalur. Saat ini, sedang dikoordinasikan dengan bank penyalur supaya dibuat jadwal. Sehingga yang dipanggil untuk menyerahkan formulir dan aktivasi kartu bisa dilakukan bertahap. “Mari kita beri contoh ke masyarakat bagaimana kita menegakkan protokol Covid-19,” tuturnya.

Sedang Kepala Desa Kamulyan Mahmud S.Pd. mengatakan pembagian KKS sebagai syarat untuk mendapatkan sembako untuk warga terdampak Covid-19 itu sudah dipersiapkan matang. Termasuk melaksanakan protokol pencegahan Covid-19. “Protokoler kesehatan kami terapkan. Warga yang datang cuci tangan dulu, pakai masker dan dicek suhu badannya, jarak juga diatur,” jelas Mahmud S.Pd.

Camat Yani menyampaikan, pembagian KKS tersebut sudah mulai jumat(8/5) dan akan berlanjut hingga Sabtu(9/5). KKS tersebut diberikan kepada keluarga yang terdampak Covid-19 tetapi warga non penerima program keluarga harapan (PKH).

Para warga tersebut mengantre untuk mendapatkan kartu dapat digunakan untuk membeli sembako di e-warung. “Hampir sama seperti penerima PKH itu, tapi bedanya hanya menerima kartu dan aktivasi kartu saja,” tutur dia. Kartu tersebut hanya dapat dibelanjakan di e-warung saja. “Karena itu kan punya kemensos, sehingga harapannya bisa terkontrol,” tutupnya





 (Agus.M)