Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
test

Luput Dari Perhatian, Prestasi Anak Guru SD Wakili Indonesia Lomba Sains Internasional di Amerika Serikat

Lebak-Banten, Perssigap88.co.id - Hampir luput dari perhatian, Widya Wardiatul Aini, seorang anak guru Sekolah Dasar (SD) asal Kabupaten Lebak, Provinsi Banten dipastikan mewakili Indonesia mengikuti lomba sains pada Internasional Science Engeneering Fair (ISEF) yang akan berlangsung 10 - 15 Mei 2020 di Anaheim, California, Amerika Serikat.

Sebelumnya, Widya bersama Putri Uswatun Hasanah (anak KPM PKH -  yang ramai dalam pemberitaan), teman satu kelompok penelitiannya dari SMAN 1 Malingping ini telah lolos sebagai juara I Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) bidang Ilmu Pengetahuan Kebumian (IPK) yang diselenggarakan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada acara Indonesia Science Expo (ICE) di BSD Serpong, dengan judul penelitian 'Menciptakan Pelet Ikan Lele Dari Limbah Sagu  (metroxylon sagu) Termodifikasi : aplikasi pakan buatan pada usaha pembesaran ikan lele dumbo (clarias sp.).


Anak dari pasangan keluarga sederhana, Nuraini (guru SDN 03 Pagelaran, Kecamatan Malingping) dengan Sutomi (guru SDN Cikaratuan 02 Kecamatan Cigemblong), Kabupaten Lebak ini nyaris luput dari perhatian. 

Dari pantauan, ia bareng dengan ibunya datang ke SDN 03 Pagelaran untuk silaturrahmi dan minta do'a pada guru dan kepala sekolahnya tempat ia mulai mengenal belajar baca tulis dan berhitung. 

Semasih duduk di sekolah dasar tempat ibunya mengajar, ia tergolong murid yang pandai, mengungguli teman sekelasnya. Bahkan saat duduk di SMPN 1 Cihara aktif di berbagai lomba kejuaraan mewakili sekolahnya termasuk diantaranya sebagai peserta OSN Lebak dan lomba cerita berbahasa Inggris (stori teling).

"Secara akademik, Widya itu anak yang memiliki prestasi diatas rata-rata, rajin, patuh pada guru, disiplin, dan selalu ingin tahu," ungkap Hj. Ade Sunarsih, SPd, Kepala Sekolah SDN 03 Pagelaran.

"Saya sangat bersyukur mempunyai alumni berprestasi yang kebetulan anak dari seorang guru SDN 3 Pagelaran ikut mengharumkan nama negara di dunia Internasional, semoga hasil penelitiannya bisa bermanfaat bagi masyarakat luas," lanjut Hj. Ade seraya mendo'akan.


Terkait adanya seorang anak guru yang berprestasi ini, Ketua PGRI yang juga sebagai PLH UPTD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Malingping, Yusuf mengaku bangga terhadap prestasi anak-anak sekolah yang ada di wilayahnya. Ketua PGRI ini berpesan agar kesempatan tersebut benar-benar dimanfaatkan sehingga bisa menjadi motivasi bagi yang lainnya. Namun, Yusuf tidak bisa berbuat banyak karena menurutnya keberadaan siswi tersebut merupakan ranahnya dinas provinsi.

"Ikut bangga, anak kita, anak warga guru, sampe masuk ke Internasional, kami mendorong dan yang diharapkan oleh kami ada pengaruh bagi siswa-siswa yang lain, artinya generasi berikutnya, sehingga ketika ada kesempatan seperti itu digunakan sebaik baiknya," ucap Yusuf.

Terpisah, Usep Setiana, Ketua JPK-Pemerintah Kabupaten Lebak, berharap agar PGRI di semua lapisan turut andil memperjuangkan warganya bisa ikut kompetesi sains yang telah lolos melalui proses seleksi ketat.

"PGRI adalah organisasi profesi guru, maka ketika ada anggota atau keluarganya yang berprestasi ikut mengharumkan nama baik, sewajarnya turut berempati  secara organisasi membuktikan solidaritasnya tanpa melihat jenjang pendidikan ataupun regional kewilayahan, karena hal tersebut menunjukkan salah satu keberhasilan para guru dibawah naungan dinas pendidikan," ujar Usep, Rabu (11/03/2020).
(Fay)