Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
test

Sempat Didemo, PD. CMM Berjalan Kondusif

Lebak-Banten, Perssigap88.co.id - Darwin, pemilik PD. Candra Mandiri Malingping, perusahaan olahan kayu berlokasi di Kampung Pagenggang, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, yang sempat didemo masa aksi Aliansi Pemuda Sumberwaras, pada Kamis (20/02/2020) lalu, mengaku hal itu hal itu karena adanya kesalah fahaman. 

"Itu hanya kesalah fahaman saja, tidak ada masalah sebenarnya, antara kami pihak perusahaan dan karyawan sudah clear, padahal," akunya.

Menurutnya, walau sempat didemo, namun pihaknya telah melakukan musyawarah dengan para pihak sehingga menghasilkan beberapa kesepakatan dan dianggap sudah tidak ada masalah lagi.
  
Adapun kesepakatan yang diperoleh dari hasil musyawarah antara pihak perusahaan dengan masyarakat tersebut diantaranya adalah :

1. Masyarakat boleh mengambil limbah pabrik siapapun itu orangnya. Meskipun jauh sebelum demo untuk limbah pabrik sudah diberikan kepada siapapun. 

2.) Pemuda mengajukan permohonan bantuan untuk olahraga  dan pihak perusahaan menyepakatinya. 

3.) Pekerja yang mengundurkan diri kembali dibekerjakan oleh pihak perusahaan 

4.) Pihak perusahaan siap melakukan koordinasi perihal apapun dengan masyarakat  

Terkait limbah dari pabrik, kata Darwin, jauh sebelum demo digelar,  pihak perusahaan sudah memberi keleluasaan kepada masyarakat siapa saja yang membutuhkan untuk mengambilnya. 

"Sebelumnya juga itu limbah (kayu bakar) sudah diberikan kepada masyarakat siapa ajah yang mau,  itu faktanya karena kami juga gak bisa jalan kalau limbahnya gak di ambilin mah," ujarnya.

Darwin pun mengakui kesalahfahaman itu terjadi karena sebelumnya masyarakat setempat belum pernah bertemu dengan dirinya selaku pemilik perusahaan.

"Sebetulnya masyarakat juga tidak pernah ketemu dengan saya sebelumnya. Dan akhirnya mereka menyadari bahwa ini adalah kesalah pahaman,  serta kemarin juga masyarakat banyak yang bantu membersihkan pabrik, jadi emang awalnya juga hanya salah paham dan sudah clear," paparnya 

Ditanya soal perizinan perusahaan, Darwin mengatakan jika ada yang masih kurang akan siap mengurusnya kembali.

"Terkait perizinan yah sok ajah sayamah kalau ada yang kurang perizinannya kita bikin lagi, intinya antara kami dan karyawan maupun masyarakat setempat tidak ada apa-apa hanya kesalahpahaman saja," tuturnya.




 (Fay)