Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
test

ABN Gandeng ORARI Gelar Bakti Sosial Pengobatan Gratis

Jakarta,  Perssigap88.co.id - Gubernur Akademi Bela Negara Partai NasDem, I Gusti K Manila menuturkan pihaknya bekerja sama dengan Organisasi Amatir Radio Indonesia/ORARI guna melakukan pengobatan gratis demi peningkatan derajat kesehatan masyarakat. 

Manila mengatakan, Program Bakti Sehat merupakan bentuk kepedulian Partai NasDem dalam mendukung kesehatan juga merupakan program gratis bagi seluruh rakyat 13 RT Pancoran Timur maupun sekitarnya, target yang diharapkan kurang lebih 700-an Orang dan ini yang pertama kali dilakukan di ABN dan ORARI di ABN Pancoran Jakarta Selatan, Sabtu (21/12/2019)

"Ini adalah bentuk kepedulian yang pertama kali dillakuan ABN Partai NasDem, harapan saya : ada yang kedua, ketiga dan selanjutnya. Jika rakyat sehat, Dia bisa bekerja dengan penuh, bisa mendukung anak sekolah dan lain lain,"Tutur IGK Manila yang juga mantan Mayjen TNI purnawirawan 

Sedangkan menurut Ketua ORARI DKI Jakarta, Eko Cahyono, Kerja sama melakukan Bakti Sehat merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan untuk masyarakat disekitar ABN

"Berkaitan dengan Bakti Sehat gratis, ORARI diajak bersama-sama dengan ABN, Pak Manila yang juga anggota ORARI untuk bersama-sama memberikan pelayanan kesehatan rakyat di sekitar ABN, kurang lebih 700 Orang,"ujar ketua ORARI, Eko Cahyono.

Pasien Ibu Muniru yang berusia 56 tahun dari RT 12, Menderita sakit darah tinggi dan asam urat mengatakan, Bakti Sehat sangat membantu masyarakat kecil, rakyat miskin, rakyat yang sulit berobat di puskesmas besar.

"Alhamdullah, program sehat ini bagus sekali, sangat membantu warga ya, orang-orang kecil, semoga ABN melakukan program gratis ini sebelum sekali,"Tutur Muniru yang berdomisili disekitar ABN.

Lanjut Wispa yang berusia 62 tahun mengatakn, kami berharap bakti sehat ini dilakukan seminggu sekali dan mengharapkan pemerintah setempat ikut andil.

"Program ini sangat bagus, membantu kami, sehingga kami ingin bisa dilakukan semiggu sekali," ucap Wispa salah satu Lansia juga tokoh masyarakat yang menderita penyakit mual-mual, batuk pilek.

Lebih lanjut ditambahkan oleh Adil Idul Halik berusia 74 tahun mengatakan, program ini cukup membantu masyarakat bawah dan Ia berharap bisa berlanjut lagi kedepannya.

"Cukup membantu apa namanya masyarakat bawah. Saya berharap mudah-mudahan berlanjut sampai apa namanya untuk kedepan demi lebih baik lagi. Berharap dilakukan ya seminggu sekali paling tidak sebulan sekali karena sangat membantu rakyat kecil,"kata Adil Idul Malik RT 2 yang menderita persendian.

Fridrik Makanlehi