Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
test

Kades Branta Tinggi dan LSM Inakor Pamekasan geram terhadap Proyek Pengaspalan yang ada di Desanya.

Pamekasan, Perssigap88.co.id. Kades Branta tinggi dan LSM Independen Nasionalis Anti Korupsi ( INAKOR ) Kab. Pmekasan geram terhadap Proyek Pengaspalan  yang disinyalir banyak melakukan pelanggaran dalam pekerjaannya. 

Pasalnya, Proyek yang dikerjakan di Dsn. Plangkeren Desa. Branta Tinggi Kec. Tlanakan Pamekasan ini, disamping masyarakat desa setempat tidak dilibatkan dalam pekerjaannya, dan juga Kepala Desa yang bersangkutan tidak diberi hak pengawasan penuh dalam hal pekerjaan tersebut.

Kades Baranta Tinggi H. Imam Puji menjelaskan, bahwa dirinya tidak diberi hak penuh dalam hal pengawasan Proyek Pengaspalan ini. Buktinya adalah ketika dirinya mencoba meminta RAB dari pekerjaan itu, tidak dikasih oleh yang bersangkutan.

" Saya sebagai Kepala Desa sangat geram terkait perkerjaan ini mas. Karena disamping penkerjaan ini kurang benar dan juga ketika saya minta RAB_nya tidak tiberikan. Saya sebagai Kades kan juga ingin mengawasi " keluhnya Pada Senin 18/11/2019.

Sementara Ketua LSM Inakor Bahrul mengungkapkan, bahwa dirinya sangat kecewa dengan Pelaksanaan Proyek ini. Karena, yang seharusnya pekerjaan ini dikerjakan oleh ketua pokmasnya, malah dikerjakan oleh orang luar desa yang bersangkutan, termasuk para pekerjanya.

" Pekerjaan ini seharusnya dikerjakan oleh ketua Pokmasnya mas, akan tetapi ini tidak. Termasuk para pekerjanya ini bukan dari Desa yang bersangkutan, melainkan dari luar desa " keluhnya.

Bahrul menambahkan bahwa, Pekerjaan Proyek Pengaspalan ini terkesan asal jadi. Karena Proyek yang memiliki panjang kurang lebih 300m ini, tidak seperti apa yang diharapkan oleh pihak Desa setempat.

" Pekerjaan ini disinyalir asal - asalan mas. Karena mengacu kepada keterangan dari Kades setempat pekerjaan ini tidak seperti yang diharapkan oleh masyarakat, termasuk Kepala Desa "

Kepala Desa setempat membenarkan hal tersebut dan sempat dihentikan oleh pihak Kades, karena tidak sesuai dengan apa yang mejadi harapannya.

" Kemaren saya sudah menyuruh agar pekerjaan itu segera dihentiakan mas, dengan alasan ketidak puasan kami selaku Kades disini " tutupnya.




 Nul
Mayat Seorang Perempuan Di Dalam Kantong Plastik Di depan Ruko
TK Dan PAUD Desa Amorosa Tidak Pernah Aktif Tetapi Menerima Dana Bos Dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara
Belum Pernah Ada Perbaikan, Kantor Desa Carenang Udik Roboh Saat Ditinggal Ngopi
Rumah Milik Yasona Zega Dilahap Sijago Merah Anak Umur 7 Tahun Tewas Terpanggang
Linus Pemuda  Tanggung Tega Perkosa AP Wanita Keterbelakangan Mental