Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
test

Festival Nelayan Pantai Wisata Binuangeun Sambut HUT Lebak ke-191

Lebak-Banten, Perssigap88.co.id -  Menyambut HUT Kabupaten Lebak ke-191, pengelola wisata pantai Binuangeun bertempat di Karang Seke Binuangeun, Kecamatan Wanasalam menggelar kegiatan Festival Nelayan selama 2 hari mulai dari 30 Nov - 01 Des 2019.

Kegiatan tersebut dihadiri Asda III, Kadisbudpar Kabupaten Lebak, Balawista dan Pokdarwis serta Muspika Kecamatan Wanasalam, serta tamu undangan.

Asda III Lebak, Dedi Lukman Indepur dalam sambutannya menyampaikan agar para pengelola wisata di Kabupaten Lebak melakukan terobosan untuk menarik minat wisatawan.

"Kami mendengar halangan dan hambatan dari pihak pengelola wisata, dan untuk itu kami juga minta agar pihak pengelola wisata melakukan terobosan-terobosan yang dapat menarik wisatawan," ujarnya.

Selain itu, Dedi juga menyatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan rangkain dari kegiatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Lebak dan berharap agar pihak pengelola memperhatikan yang diinginkan dari wisatawan sehingga perlu ditata dengan indah dan menarik.

"Pihak pengelola jangan hanya memajukan potensi daerah wisata, tetapi dibantu dengan memperhatikan apa yang diinginkan dan membuat menarik wisatawan. Kegiatan ini juga masuk rangkaian HUT Kabupaten Lebak yang ke-191, Bupati pun mendorong dan menginginkan agar Lebak menjadi destinasi wisata Nasional, bukan hanya regional," pungkasnya.

Di tempat yang sama, ketua pelaksana kegiatan, Ukan menuturkan bahwa kegiatan Festival Nelayan yang dilaksanakan selama 2 hari ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan hari nelayan.

"Kegiatan Festival Nelayan dilaksanakan selama 2 hari, beberapa acara diantaranya lomba pindang ikan, karaoke, lomba selfi nelayan dan kegiatan lainnya," terangnya.

Ditambahkan Ukan, kegiatan ini diadakan selain memeriahkan hari nelayan, juga bertujuan sebagai promosi wisata untuk menarik minat wisatawan.

"Kegiatan ini sebenarnya acara pesta nelayan, dan kami ingin memeriahkan hari nelayan karena masyarakat disini umumnya para nelayan, selain itu juga tentunya untuk menarik wisatawan," ungkapnya.





 (Fay)