Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
test

Warga Minta Kejati Banten Tindak Tegas Oknum Dinas Konsultan Dan Kontraktor, Pembangunan Drainasse Di Desa Sawarna Timur Diduga Dijadikan Ajang Korupsi.


LEBAK-BANTEN. PERS.SIGAP88.co.id  - Dugaan Subkontrak atas pembangunan drainasse di 8 titik di Desa sawarna Timur Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak Provinsi Banten yang mencapai miliaran rupiah yang diduga kuat tidak sesauai spek/RAB dinilai ada unsur kesengajaan. Kamis, (29/08/19).

Diungkapkan Bendi selaku Tokoh Pemuda di Desa Sawarna Timur.
"Sebetulnya Pada tahun 2018 lalu sekitar bulan agustus-september saya sempat mempertanyakan papan informasi proyek bangunan drainasse tersebut ke sanusi, pasca sanusi sedang melaksanaan pembangunan drainasse tersebut. Namun sambungnya, sanusi tidak terima dan malah bicara ke saya "Apa hak anda mempertanyakan papan informasi anggaran, karena anda bukan wartawan lagi maka tidak akan saya jawab" ungkapnya. 

Menurut Bendi, karena dirinya Merasa tersinggung dengan jawaban sanusi yang dipandang tidak wajar dan terkesan menutupi sehingga menuai percekcokan hebat keduanya bahkan saling tantang berkelahi dihadapan para warga masyarakat lainnya. "Seharusnya jika dalam melaksanakan pengawasan ditemukan ada yang tak sesuai spek/RAB seharusnya kegiatannya dihentikan dan dibongkar lagi dong, terus suruh diperbaiki sesuai spek/RAB, kok ini malah dibiarkan terus-terusan. Bahkan Bendi pun mengaku jika pada saat itu pihak konsultan juga ada dilokasi kegiatan." Pungkasnya. 

Kekecewaan masyarakatpun di ungkapkan oleh H. Ujang Safe'i Alias H. Belo selaku Tokoh Masyarakat di Desa Sawarna Timur menilai bahwa Pemerintah Provinsi Banten dipandang telah gagal dalam melakukan tugas pengawasannya. 
"Kami selaku masyarakat Desa Sawarna Timur merasa sangat kecewa sekali kepada pemerintah provinsi Banten, yang dipandang tidak berpihak pada harapan masyarakat yang menginginkan pembangunan berkualitas. 

Saat di hubungi via selular Koordinator LSM BENTAR, Ena Suharna mengungkapkan pihaknya tengah membuat surat kajian laporan pengaduan kepada Gubernur Banten, 

"Kami sedang menyusun surat kajian pengaduannya ke Gubernur Banten, karena hal ini tidak bisa dibiarkan". Tegasnya."

Sambung Ena,
"Apa yang diungkapkan Camat Bayah kami sangat setuju bahwa Pemerintah Provinsi Banten seharusnya membongkar bangunan drainasse yang diduga kuat tidak sesuai spek/RAB itu, kalau memang benar tidak ada keterlibatan korporasi didalamnya harusnya tegas dong." Cetusnya. PERS.SIGAP88.co.id


Reporter: Zex.

Post a comment for "Warga Minta Kejati Banten Tindak Tegas Oknum Dinas Konsultan Dan Kontraktor, Pembangunan Drainasse Di Desa Sawarna Timur Diduga Dijadikan Ajang Korupsi."