Gara-Gara Menanyakan Berapa Kilo Karet Yang Dijual A.Ndr Alias Ina Nasiria Bu'ulolo Janda Anak Lima Dianiaya Toke Karet - www.perssigap88.co.id
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Gara-Gara Menanyakan Berapa Kilo Karet Yang Dijual A.Ndr Alias Ina Nasiria Bu'ulolo Janda Anak Lima Dianiaya Toke Karet

Nias Selatan www.perssigap88.co.id - Sungguh tragis nasib yang dialami seorang ibu rumah tangga janda anak lima ini An. A.Ndr Alias Ina Nasiria Bu'ulolo (37th) yang tinggal di Desa Amorosa Kec.Ulunoyo Kab. Nias Selatan Prov. Sumatera Utara. Bukan nya mendapatkan uang hasil penjualan karet (Getah) nya, malah mendapatkan pukulan dan tendangan dari seorang toke karet tempat ibu ini biasa menjual hasil karetnya dari kebun, sesuai hasil wawancara wartawan sigap88 kepada korban melalui via seluler, menceritakan kronologis kejadian yang di alami korban penganiayaan atas nama alias ina Nasaria, Sabtu 26/02/2022.


Lanjut korban menceritakan kronologis kejadian nya dimana pada hari Sabtu malam 26/02/2022 sekitar pukul 18:45 wib, ina nasiria ditemani kedua orang anak nya pergi kerumah seorang toke karet An.Yobedi Halawa alias sefu, tempat dimana biasanya korban selalu menjual karet (Getah) nya yang jaraknya tidak jauh dari rumah korban, pada saat itu pelaku lagi duduk santai tepat didepan pintu dalam rumah, saat itu korban menanyakan jumlah timbangan karet yang dibawa nya tadi, malah pelaku memaki korban dan menyuruh pergi dari rumah nya, seketika itu korban sangat terkejut mendengarkan jawaban dari toke karet yang telah  lama menjadi toke karet korban, sehingga korban menanyakan kembali kepada pelaku "Sefu berapa kilonya karet saya tadi, dan kenapa kamu memaki saya apa emang salah saya "tiba-tiba pelaku berdiri dari kursi tempat duduknya dan mendekati korban dan dihadapan kedua anak korban yang berusia 8th dan 6th pelaku langsung menampar pipi korban serta memukul bagian wajah tepat mengenai hidung dan bibir korban hingga mengeluarkan darah segar dari hidung serta bibir korban, sudah berdarah begitu pelaku bukan nya merasa hibah atau kasihan pada korban malah pelaku melanjutkan penganiayaan  dengan menunjang serta mendorong tubuh korban sambil mengatakan "pergi kau dari sini gak tau aku berapa kilo karet mu" melihat ada ribut ribut seorang anak gadis pelaku bernama tati  keluar, bukan nya melerai atau menenangkan bapak nya yang telah menganiaya korban, anak gadis pelaku dengan suara keras menyuruh pergi korban dan pada saat terjadi nya penganiayaan salah satu saudara pelaku yang tinggal tepat depan rumah pelaku hanya melihat dirinya di pukuli.

Dan malam juga dengan kondisi berdarah korban langsung mendatangi rumah kepala desa yang tidak jauh dari rumah pelaku, korban melaporkan kepada kepala desa atas apa yang di alaminya barusan, saat itu kepala desa mengatakan  kepada korban untuk segera membuat laporan ke pihak berwajib, dengan ditemani keponakan almarhum suami korban yang bernama Dohu pergi menuju pos polisi yang berada di kec. Lolomatua Kab. Nias Selatan sekitar pukul 21:30wib dengan mengendarai sepeda motor untuk membuat laporan.

Setiba di pos polisi lolomatua ternyata tidak ada anggota polisi di pos polisi, sehingga keponakan  korban menelfon Kapos Pol Lolomatu, dari via hendfon Kapos Pol lolomatua menyatakan untuk langsung ke Polsek Lolowau membuat laporan, karena situasi sudah mulai larut malam apa lagi polsek lolowau lumayan dari kec.lolomatua sehingga Kapos Pol menyarankan agar membuat laporan Kapolsek lolowau besok (minggu 27/02/2022)

Tapi sekarang usahakan untuk dibawa berobat dulu di rumah sakit yang ada di kec. Lolomatua, ucap korban kepada wartawan sigap88 sambil mengakhiri komunikasi nya melalui via telfon.


 ( A.Laia )


Wastap Redaksi : 085231450077


 

2 komentar untuk "Gara-Gara Menanyakan Berapa Kilo Karet Yang Dijual A.Ndr Alias Ina Nasiria Bu'ulolo Janda Anak Lima Dianiaya Toke Karet"

  1. Itu tidak berperikemanusia,an namanyatu! Tolong tuntaskan oleh yg berwewenang kok bisa2 nya nanyak hak milik seseorang malah da,aniaya.

    BalasHapus
  2. Kasihan ibu itu, udah janda, tanggung jawab nya besar utk menafkahi anak-anak nya, bukan nya di bantu ,malahan di hina, dipukulin,ibu itu bukannya minta uang, Bahakan menanyakan HAK nya,,
    semoga pihak berwajib tidak tutup mata dgn kejadian ini.

    BalasHapus

Pasang Iklan / Adv Bawah ini.