Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Nelayan Binuangeun Perlu Tambahan Pabrik Es

Banten, perssigap88.co.id - Hasil produksi pabrik es milik Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah Selatan pada Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten kurang memenuhi kebutuhan nelayan Binuangeun sehingga harus memasok dari luar. Hal ini membuat harga menjadi mahal.


Persoalan tersebut dikeluhkan para nelayan, juragan kapal, pengusaha ikan dan bakul ikan, khususnya yang ada di wilayah Binuangeun, Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, diantaranya Toton Sopyan.

Salahsatu pengusaha ikan yang sesekali turun melaut.

Sebagai pengusaha ikan, warga Kampung Karang Malang, Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, yang merupakan juragan kapal yang sesekali turun melaut ini kepada wartawan mengemukakan keluhan para nelayan Binuangeun.

"Tadi saya ke depot es, beli es 25 balok dengan harga perbaloknya Rp 29.000,-, padahal depot es tersebut belanjanya ke pabrik es milik KCD. Menurut saya itu terlalu mahal dan menjadi beban lagi kepada para nelayan," ujarnya, Kamis (15/07/2021).

"Saya berharap harga es balok tersebut jangan terlalu mahal, pihak KCD harus bisa menjembatani agar para penjual di depot es menjualnya tidak terlalu melambung, yang wajar-wajar sajalah," ujarnya.

Sementara, Afit Gandamanah, SH., MM, Kasubag Tata Usaha (TU) Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah Selatan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten, mengatakan bahwa pabrik es milik KCD dikelola oleh pihak kedua dan sudah ada MoU-nya, dan tidak bisa mengakomodir semua kebutuhan nelayan.

"Jadi pabrik es milik KCD itu dikelola oleh pihak kedua dan ada MoU-nya dan itu kewenangannya ada di pihak kedua. Sebenarnya pihak kedua itu menjual kepada depot es perbaloknya hanya Rp 19.000,-, namun depot es itu menjual dengan harga Rp 29.000,- karena mengimbangi harga pemasok es dari luar,” terangnya, saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, Kamis (15/07/2021).

Menurut Afit, agar bisa memenuhi kebutuhan es bagi para nelayan Binuangeun, solusinya harus ada penambahan pabrik. 

"Untuk menanggapi keluhan para nelayan terkait tidak terakomodir kebutuhan es dari pabrik es milik KCD, solusinya harus menambah pabrik es disini, setidaknya nambah satu pabrik lagi dan nanti kami akan segera mengajukannya," terang Afit.



(Fay_red)






 

Posting Komentar untuk "Nelayan Binuangeun Perlu Tambahan Pabrik Es"

Pasang Iklan / Adv Bawah ini