Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bupati Cilacap Tuding Masyarakat Salah Karena Resepsi Pernikahan

Cilacap perssigap88.co.id - Pemerintah Kabupaten Cilacap Secara Resmi Terapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat mulai 03 Juli-20 Juli Mendatang, Pengetatan Aktifitas Masyarakat dari mulai kegiatan sosial peribadatan hingga Resepsi Hajatan Akad Nikah, Kini Dibatasi yang hadir 10 0rang.

Hal itu ditegaskan Tatto Suwarto Pamuji Bupati Cilacap, Mengatakan Bahwa Penyebaran Covid-19 Di Indonesia Nomor 3 Didunia, Dan untuk Kabupaten Cilacap Penyebaranya nomor 1 di Provinsi Jawa Tengah, Dirinya memperingatkan Jangan Sampai Mati maka Ia Memperingatkan warga untuk menjaga jangan sampai terpapar hal itu di sampaikan saat kunjunganya di kantor kelurahan sidakaya.

Lebih lanjut jika ada yang sakit yang masih bisa dirumah, Dirumah saja isolasinya Ia perintahkan Kelompok Sadar (Kopdar) untuk mengantar makanan, maka nanti kalau ada kecamatan yang melaksanakan terbaik menjajikan akan memberikan hadiah.

Lanjut tatto ia mengatakan penting lagi ini klaster ada hajatan, semua ini karena hajatan, sehingga kegiatan tersebut yakni akad nikah boleh namun dibatasi 10 orang, jika tempatnya luas di perbolehkan maksimal 20 orang, dan pesta tidak di perbolehkan.

Selain itu juga Tatto dalam hal ini Perintahkan Jajaranya formkompincam agar tidak menimbulkan kerumunan, para petugas yang menikahkan atau pengulu di cilacap di culik.

Jika tatto bupati cilacap menuding kegiatan masyarakat seperti hajatan yang berakibat penularan, Justru terbalik kegiatan even besar-besaran yang baru-baru ini mendatangkan ribuan massa patut di pertanyakan, dan hal tersebut juga terjadi kembali kerumunan yang di adakan oleh pejabat cilacap Woksopp di salah satu korwil Di cilacap.

Siapa yang bertanggung jawab soal kegiatan tersebut,


bersambung




Redaksi


 

Posting Komentar untuk "Bupati Cilacap Tuding Masyarakat Salah Karena Resepsi Pernikahan"

Pasang Iklan / Adv Bawah ini