Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Rombongan PKL Areklancor minta pendampingan Mabes NGO pamekasan

Pamekasan, Perssigap88.co.id. Sejumlah Pedagang kaki lima (PKL) kab pamekasan  saat mendatangi Markas Besar Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Non Government Organisation (NGO), Jl Joko Tole, Pamekasan Jumat 28 mei 2021.


Kedatangan mereka untuk meminta pendampingan perihal kebijakan Pemkab Pamekasan yang dalam hal ini Bupati pamekasan terkait dengan status para PKL pasca Relokasi atau penggusuran yang sampai hari ini status posisi aktivitas pkl belum jelas.

salah satu dari perwakilan pkl agus menyampaikan keluhan keluhannya di depan pengurus Mabes NGO di kantor mabes NGO.

"Kami kecewa, Pemkab Pamekasan Merelokasi kami ke Ex Rumah sakit,tapi 1 thn Lebih ini belum bisa kami tempati sehingga nasip kami tak jelas bahkan ada dari teman kami juga selama setahun lebih tidak berjualan karena mengindahkan permintaan bupati waktu kami lakukan aksi dulu di kantor Bupati pamekasan" Beber nya.

Lanjut muhtar perwakilan pkl yang lain Pihaknya menyatakan, semestinya Pemkab Pamekasan memberikan Bantuan kepada PkL yang terdampak covid 19 selama 3 kali tapi kami hanya menerima 2 kali paparnya.

Sementara ketua Mabes NGO Zaini Wer-wer Melalui ketua Bidang Advokasi dan Humas mabes NGO (non governtment organisation) Khairulkalam,Besit daeng dan Taufik menyampaikan bahwasanya kami siap mengkawal apa yang menjadi keluh kesah dan persoalan kawan kawan pkl kepada pemkab pamekasan yang dalam hal ini Bupati Pamekasan.

"kami juga atas nama keluarga Besar Mabes NGO pamekasan menyampaikan terimakasih atas kedatangannya di kantor kami dan atas kepercayaannya masyrakat PKL ke pada kami"

dan mudah mudahan allah swt selalu memberikan kemudahan,kelancaran dan perlindungan bagi kita semua. tandasnya. 



Nul





 

Posting Komentar untuk "Rombongan PKL Areklancor minta pendampingan Mabes NGO pamekasan"

"Saya Tegaskan Untuk Rakyat yang Tidak Mendapatkan Bantuan Harap Melapor..! "
Carok Di Sampang Satu Orang Luka Parah Satu Orang Mati
Saudara Sepupu Di Banyuates Melakukan Sumpah Pocong Gara-Gara Tuduhan Santet