Sungai Cisiih Erosi, Lahan Sawah Milik Warga Terancam - www.perssigap88.co.id
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sungai Cisiih Erosi, Lahan Sawah Milik Warga Terancam

Lebak (Banten), Perssigap88.co.id - Bibir sungai Cisiih di Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, mengalami erosi akibat banjir beberapa bulan lalu. Hal ini sangat mengkhawatirkan warga pemilik lahan sawah di sekitar pinggiran sungai itu. Karena pengikisan oleh air sungai bisa semakin melebar dan akan mangancam lahan sawah masyarakat. 


Disebutkan, menurut informasi bahwa penomena itu pernah terjadi pada beberapa tahun yang lalu. Bahkan sebelumnya aliran sungai Cisiih tersebut bukan di lokasi sekarang, namun akibat abrasi akhirnya aliran sungai pun berpindah.

Seperti dikatakan salah seorang warga setempat Pupu Marpu, dirinya mengkhawatrikan jika hal itu dibiarkan maka bibir sungai yang terkikis akibat aliran sungai akan semakin meluas kepesawahan milik masyarakat. 

"Ya, itu pernah terjadi tapi udah lama banget, kami sebagai masyarakat takut bila sungai ini tidak segera disikapi malah akan semakin parah dan menghabiskan lahan sawah," kata Pupu Marpu saat diwawancarai media di lokasi sungai. Senin, (01/03/2021). 

Selain lokasinya berada di pinggir sawah, sungai Cisiih tersebut juga biasa dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari, karena lokasinya yang dekat dengan pemukiman warga seperti mandi, mencuci dan lain-lain. 

"Sungai ini juga sangat kami butuhkan, tetapi jika akhirnya malah akan menyengsarakan karena abrasi justru harus segera ada penindakan dari pemerintah," lanjut Pupu. 

Kata Pupu, warga meminta jangan sampai menunggu efek lebih besar karena masyarakat sekitarlah yang akan menjadi korban, terutama bagi masyarakat yang berprofesi sebagai petani dan warga yang rumahnya di lokasi tersebut. 

"Harapan saya agar pemerintah segera memperbaiki aliran sungai, itu penyebabnya karen aliran sungai yang menikung (membelok -red), akhirnya sangat mudah sekali mengikis pinggir sungai, apalagi kalau sedang banjir," ujarnya. 

Sementara, seorang pegiat lingkungan asal Baksel Tunggal Puspa Nugraha menyebut, bahwa erosi adalah perubahan bentuk tanah atau batuan yang dapat disebabkan oleh kekuatan air, angin, es, pengaruh gaya berat, ataupun organisme hidup. 

Dari unsur tersebut kata Tunggal, sebaiknya pemerintah segera melakukan tindakan prefentif agar dapat menaggulangi kejadian yang tidak diinginkan. 

"Bahwa hal itu sangat berpotensi terjadi abrasi yang lebih besar dan dampaknya terhadap pesawahan dan rumah masyarakat sekitar," paparnya. 


(Fay/tim)





 

Posting Komentar untuk "Sungai Cisiih Erosi, Lahan Sawah Milik Warga Terancam"