Aliran Sesat Ritual Tanpa Busana di Cigeulis Diamankan Polisi - www.perssigap88.co.id
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Aliran Sesat Ritual Tanpa Busana di Cigeulis Diamankan Polisi

Pandeglang (Banten), Perssigap88.co.id - Anggota sebuah kelompok yang diduga aliran sesat sedang ritual dengan telanjang tanpa busana di area wilayah Perkebunan Sawit PT Globalindo Agro Lestari (GAL) Desa Karang Bolong, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, diamankan aparat Kepolisian Resot Cigeulis, Polres Pandeglang, dibawah pimpinan Iptu Bayu Triatmaja, Kamis (11/03/2021).


Ritual bersama tanpa busana tersebut diikuti sebanyak 16 orang terdiri ari 5 orang perempuan, 8 orang laki-laki, dan 3 orang anak-anak. Tujuan mereka membersihkan diri dari segala dosa dan menjadikan agar lebih baik kehidupannya.

Selain angggota, turut diamankan pula pemimpin kelompok aliran sesat tersebut atas nama Arya (52), warga Kampung Polos, Desa Waringin Kurung, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang.

Disebutkan, sejak beberapa tahun lalu kelompok mereka sudah biasa melakukan kegiatan ritual yang tidak lajim sebagaimana ajaran agama. Warga menyebutnya itu sebagai ajaran Balakasuta atau aliran Hakekok.     

"Sejak lima Tahun lalu memang mereka sudah biasa melakukan ritual itu. Katanya itu ajaran Balakasuta. Agak aneh juga sih. Anehnya, mereka kerap melakukan ritual mandi bersama laki dan perempuan secara telanjang bulat bersama-sama, biasanya dilakukan di sekitar Kampung Cemara Desa Karangbolong, katanya itu peruntukan membersihkan diri," jelas sumber yang tidak menyebutkan namanya.    

"Kalau melaksanakan puasa ramadhan mereka cuma menjalankan seminggu, yang penting harinya terisi. Setelah itu mereka menyembelih kerbau dan makan bersama. Mungkin mereka menganggap itu lebaran. Mereka selalu berprinsip 'mipit kudu amit, ngala kudu menta'. Itu aja yang saya tau," ungkap sumber tadi.

Sementara itu, Kasat Intelkam Polres Pandeglang AKP Sely Eldiansyah membenarkan terkait 16 orang warga Cigeulis yang mengikuti ritual sesat itu telah diamankan. Diantara warga yang diamankan tersebut 5 orang perempuan, 8 orang laki-laki dan 3 orang masih anak-anak. 

"Pada hari Kamis tanggal 11 Maret 2021 sekitar Pukul 10.00 WIB bertempat di Desa Banyuasih, Kecamatan Cigeulis Kabupaten Pandeglang telah diamankan Masyarakat Desa Karangbolong, Kecamatan Cigeulis Kabupaten Pandeglang yang melakukan Ritual mandi bersama-sama laki-laki dan perempuan secara bersamaan," terangnya kepada wartawan lewat pesan tertulis, Kamis, (11/03/2021). 

Sely menyebut berdasarkan penjelasan dari kelompok tersebut, kegiatan aliran sesat itu mengadopsi dari ajaran Hakekok. 

"Saudara Arya menjelaskan bahwa aliran tersebut mengadopsi dari ajaran Hakekok yang dibawa oleh saudara Abah EDI (Alm) diteruskan oleh saudara Arya dengan ajaran Balakasuta, pimpinan saudara Abah Surya Leuweung Kolot Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor," paparnya. 

Saat ini, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan kemudian semua penganut aliran tersebut diamankan ke Polres Pandeglang. 

Kapolres Pandeglang AKBP Hamam Wahyudi membenarkan, jajarannya telah mengamankan sejumlah orang yang diduga menganut aliran sesat. 

"Betul saat ini sudah kami amankan, dibawa ke Polres. Kami masih mengamankan di Polres Pandeglang," katanya.

(red)






 

Posting Komentar untuk "Aliran Sesat Ritual Tanpa Busana di Cigeulis Diamankan Polisi"