Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
test

Satu Rumah Warga Desa Carenang Udik Ambruk Diterjang Angin Ditengah Hujan Deras

Serang, Perssigap88.co.id - Nurhayah (67) seorang nenek tua renta di Kampung Ranca Gede Rt 011/004 Desa, Carenang Udik, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang Banten, hanya bisa pasrah saat rumahnya roboh karena terpaan angin dan hujan pada Sabtu (27/01/2021) sekitar  pukul 14:00Wib.


Rumah Nurhayah roboh saat hujan beserta angin kencang mengguyur wilayah Kopo, saat kejadian Nurhayah sedang bantu-bantu masak di rumah tetangga yang sedang mengadakan selametan 

Melihat rumah yang sudah rapuh dan membahayakan, seminggu sebelum kejadian rumahnya roboh, Nurhayah di paksa tinggal di rumah anaknya yang tidak jauh dari rumahnya namun tadi pagi ketika hujan turun di sertai angin sampai siang yang tak kunjung reda, sekitar pukul 14 :00 wib, warga sekitar di kaget kan dengan bunyi keras ternyata rumah yang roboh.

"Rumah saya memang sudah reot kayu-kayu nya pun sudah keropos, Jadi ketika hujan datang kami pun merasa takut kalau rumah itu roboh, Seminggu sebelum kejadian nenek di paksa tinggal di rumah anak nenek yang tidak jauh dari rumah nenek untuk sementara waktu karena belum ada biaya untuk merenofasi rumah, Waktu rumah nenek roboh, pada waktu kejadian, nenek sedang di rumah tetangga sedang bantu-bantu masak, nenek juga kaget dan cuma pasrah ketika nenek di beri tahu oleh tetangga bahwa rumah nenek roboh,"ucap Nurhayah.

Saat ini Nurhayah hanya bisa pasrah dan menunggu bantuan untuk membangun rumahnya kembali.


(Heru)






 

Post a comment for "Satu Rumah Warga Desa Carenang Udik Ambruk Diterjang Angin Ditengah Hujan Deras"

Ubai Tak Terima Atas Perlakuan Yang Diduga Oknum Polisi Karena Salah Tangkap
Perangkat RT Di Surabaya Terkesan Tebang Pilih Data Bansos
TK Dan PAUD Desa Amorosa Tidak Pernah Aktif Tetapi Menerima Dana Bos Dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara
Disnakertrans Lebak Akan Datangi PT LDR Terkait PHK Sepihak
Rumah Milik Yasona Zega Dilahap Sijago Merah Anak Umur 7 Tahun Tewas Terpanggang