JPU Dikabarkan Terpapar Covid-19, Sidang Kisruh PT Kahayan Karyacon Ditunda - www.perssigap88.co.id
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer


JPU Dikabarkan Terpapar Covid-19, Sidang Kisruh PT Kahayan Karyacon Ditunda

Serang (Banten), Perssigap88.co.id - Jaksa Penuntut Umum (JPU) BA dikabarkan terpapar virus corona (Covid-19), sidang kasus kisruh Direktur dan Komisaris PT Kahayan Karyacon di Pengadilan Negeri (PN) Serang ditunda. 


Sidang yang direncanakan digelar hari ini, Selasa, 19 Januari 2021, dengan agenda tanggapan JPU atas eksepsi kuasa hukum terdakwa, Leo Handoko, ditunda, dan dilanjutkan kembali pada Kamis, 21 Januari 2021.

Pantauan awak media, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang melalui Jaksa Irma menyampaikan kepada Ketua Majelis Hakim, Erwantoni bahwa JPU BA tidak bisa mengikuti sidang lanjutan dikarenakan terpapar Covid-19.

"Karena JPU sakit (terpapar Covid-19), sidang kita tunda, dan dilanjutkan kembali pada Kamis, 21 Januari 2021. Mohon kepada JPU dan kuasa hukum (pengacara) terdakwa agar bisa menyepakatinya. Kami sudah cukup bijak, kecuali ada hal-hal tertentu seperti sakit kita masih bisa mentolerir," jelas Erwantoni.

Seperti diberitakan di beberapa media, pada Selasa, 12 Januari 2021 digelar sidang dengan agenda penyampaian eksepsi oleh kuasa hukum terdakwa.

Dalam eksepsinya, dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisaris Utama PT Kahayan Karyacon, Mimiheety Layani dinilai kabur. 

Kuasa hukum terdakwa menyebut bahwa dakwaan yang diajukan JPU terkait pemalsuan surat dinilai kabur.

Terdakwa yang dituduh pemalsuan surat (Pasal 263 dan 266) adalah Leo Handoko selaku salah satu Direksi PT Kahayan Karyacon.

Karena, akta perubahan PT Kahayan Karyacon Nomor: 17 tanggal 24 Januari 2018 terkait pengangkatan kembali Direksi dan Komisaris yang dibuat Ferri Santoso, SH, M.Kn, Notaris di Kabupaten Serang yang dibuat tanpa sepengetahuan dan tanpa persetujuan dari pemegang saham yang lain dan tidak pernah dilakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tidak memiliki kekuatan pembuktian sebagai alat bukti, dan tidak mengikat seluruh pemegang saham karena Akta perubahan tersebut dilihat statusnya batal demi hukum.

"Perkara ini adalah ranah Perdata. Gugatan perbuatan melawan hukum terhadap Leo Handoko dan kawan-kawan berdasarkan Pasal 1365 KUHPerdata dengan merujuk pada Undang-Undang Nomor: 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (PT) yang mensyaratkan adanya RUPS," tutur Angel, Kuasa Hukum terdakwa Leo Handoko usai membacakan eksepsi (pembelaan terdakwa-red) di Pengadilan Negeri Serang, Selasa, 12 Januari 2021.

Dalam eksepsi ini, kata Angel, pihaknya mengajukan keberatan terkait isi surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum. Karena, kata Angel, berkaitan dengan persyaratan materiil sebagaimana diharuskan Pasal 143 ayat (2) huruf b dan ayat (3) KUHP, khususnya yang mensyaratkan bahwa dakwaan haruslah disusun secara cermat, jelas dan lengkap tentang tindak pidana yang didakwakan.

"Melalui nota keberatan dan eksepsi, kami menilai, Jaksa Penuntut Umum kami anggap tidak cermat, tidak jelas dan tidak lengkap dalam membuat surat dakwaan karena Jaksa Penuntut Umum tidak mengurai kronologis peristiwa hukum yang sebenarnya," jelasnya.



           (Heru/red)







 

Posting Komentar untuk "JPU Dikabarkan Terpapar Covid-19, Sidang Kisruh PT Kahayan Karyacon Ditunda"

Ada Apa Kab. Cilacap?... Ratusan Kontraktor Akan Datangi Kantor Bupati
Kafe Di Sampang Menjamur Adu Fisik Kedua Cewek Tak Terhindarkan
Bongkar monopoli Proyek!! Kontraktor Geruduk Kantor Bupati Cilacap
Kasus Selingkuh Sekarang Oknum Pejabat Dinas P&K Cilacap Diduga Menghamili PKL Anak SMA
Dua Orang Santri Hanyut di Pantai Karangseke, Satu Selamat, Seorang Lagi Belum Ditemukan
Adu Visik Dua Wanita Di Sampang Hanya Karena Cemburu Buta
Giliran PUPR Cilacap Memanas Isu Ratusan Kontraktor Akan Unjuk Rasa Di Depan Kantor Bupati




"Saya Tegaskan Untuk Rakyat yang Tidak Mendapatkan Bantuan Harap Melapor..! "
Carok Di Sampang Satu Orang Luka Parah Satu Orang Mati
Saudara Sepupu Di Banyuates Melakukan Sumpah Pocong Gara-Gara Tuduhan Santet
Pelipis Mata Yustinus Zebua Alias Ama Sukur Luka Akibat Dianiyaya DS Alias Ina Yosua Istri Kepala Sekolah SMP N.1 Hilimegai Menggunakan Cangkul
Aksi Bugil Ibu- Ibu Saat Tanahnya Di Serobot
SPBU Nakal Di Banyuangi Akan Di Laporkan Oleh Konsumen
Perampok Sepeda Motor Menggunakan Mudus Baru Di Blega Bangkalan
Carok Masal Di Daerah Kramat Pamekasan Berawal Dari Futsal