Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Rakyat Sampang Masih Bersyukur Atas Datangnya Banjir

SAMPANG perssigap88 - Kabupaten Sampang, hampir satu setengah tahun tidak di landa banjir, namun kini pada hari Kamis 10 Desember Tahun 2020, kota Sampang kembali di landa banjir. Sehingga sebagian wilayah kota lumpuh, karena tergenang banjir, seperti di Jl. Bahagia, dan di Jl. Tengku Umar, di Jl Melati, di Jl. Rajawali di daerah RSUD kota Sampang.
Ketinggian air mencapai setinggi lutut kaki orang dewasa, atau sekitar 15/20cm, menjelang di akhir tahun ini, Kabupaten Sampang  mengalami cuaca yang buruk, dalam satu pekan ini Sampang terus di guyur hujan.

Namun ada sebagian masyarakat Sampang masih merasa  bersyukur, kerena ada perbaikan sungai, sehingga air sungai tersebut tidak meluap bebas ke daratan. "Syukur mas, ini masih belum seberapa, karena, hampir satu Minggu ini Sampang terus di guyur hujan, andaikan gak ada perbaikan sungai, gak kebayang berapa meter tingginya." Tutur Lestari 55 tahun asal Kota Sampang.

Menurut sebagian masyarakat Sampang, Susah untuk menghilangkan banjir dari kota Sampang ini, notabennya, Sampang berada di posisi rendah, atau berada di alur arus sungai. Sehingga apa bila hujan terus menerus terjadi, maka bukan tidak mungkin Kabupaten Sampang akan di landa banjir.

"Tidak mungkin Kabupaten kota Sampang ini bebas dari banjir, apalagi kalau di daerah utara hujan lebat, seperti Robetal, Kedung-dung, dan kemuning, apa lagi berhari-hari di guyur hujan, pasti banjir." Tutur tetangga Lestari, sebut saja pak Rahmat.

Baginya, setidaknya pemerintah Kabupaten Sampang, berupaya untuk membebaskan kota Sampang dari banjir, dengan memperbaiki sungai, sehingga bisa mengurangi banjir di kota Sampang. 



(SN)








Posting Komentar untuk "Rakyat Sampang Masih Bersyukur Atas Datangnya Banjir"