Baru Sehari Omnibus Law Ditetapkan TKA PT Nikomas Gemilang Berperilaku Garang - www.perssigap88.co.id
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
test

Baru Sehari Omnibus Law Ditetapkan TKA PT Nikomas Gemilang Berperilaku Garang

Banten, Perssigap88.co.id - Cukup mengangetkan. Baru sehari UU Omnibus law ditetapkan, beredar kiriman video yang memperlihatkan sikap yang diduga salah seorang TKA di PT Nikomas Gemilang Serang sedang marah-marah terhadap karyawannya. Rabu (07/10/2020).



Dalam video yang berdurasi 1 menit 51 detik itu terdengar dan terlihat seorang Tenaga Kerja Asing (TKA) sambil menenteng sebuah Kartu  Pengenal Karyawan (KPK) /Peneng yang sedang memarahi karyawan pabrik yang berlokasi di Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang dengan nada membentak. 

"Coba ini, tadi saya dengar kamu ayo...ayo...coba jelaskan ke saya  ayo...ayo...apa, ayo...apa, masuk...masuk, coba.... jelaskan ke saya, masuk masuk, op, op yang mau kerja masuk, Yudi dan Hendrajaya kalau mau kerja masuk, kalau ngak ingin kerja sini kpk, oi... KPK, KPK, KPK, enggak apa-apa entar bisa kembali kok," kata orang dalam video tersebut  sambil menunjuk neriaki karyawan-karyawan tersebut dalam bahasa Indonesia yang kurang lancar. 

Saat dihubungi lewat pesan WhatsAppnya, tentang video yang beredar itu, salah satu petinggi serikat buruh di PT Nikomas Gemilang mengaku sedang menginvestigasinya. 



"Infonya seperti itu pak, lagi diinvestigasi, nanti saya deligasikan orang ya, saya lagi riweuh (sibuk -red) masalah aksi ini," jawabnya singkat.

Sampai berita ini ditulis, yang bersangkutan belum bisa ditemui. 

(Heru/Fay)





(Heru/Fay)












Post a comment for "Baru Sehari Omnibus Law Ditetapkan TKA PT Nikomas Gemilang Berperilaku Garang "

Dana Hibah Masjid 700 Juta Diduga Jadi Bancakan
Maulana Yusuf Blak-Blakan Disinyalir FKDT Cilacap Jadi Alat Oknum Peras Dana Bantuan BOP Madin dan TPQ
Banyak Proyek terduga Korupsi, INAKOR Pamekasan siap goyang ke BPK Jawa Timur
Masjid Khozinatul Mukhlazin Lumajang Gunakan Dana Hibah Diduga Tak Masuk Akal
Sebelum Pindah Kapolres Bangkalan Gelar Jumpa Pers Ungkap Kasus Kriminal