Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
test

Kepengurusan DPW SWI Propinsi Banten Terbentuk

Banten, perssigap88.co.id - Setelah mendapat mandat dari pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Sekber Wartawan Indonesia (SWI), sejumlah wartawan di Banten membentuk kepengurusan SWI Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Banten, Rabu (03/09/2020) bertempat di Pendopo Juang Tajimalela, jalan raya Harendong KM 01 Bojongloa, Kecamatan Pamarayan, Serang - Banten.



Pemegang mandat untuk membentuk SWI Propinsi Banten, mengadakan musyawarah untuk pembentukan kepengurusan DPW, dihadiri oleh Sekretaris (Edy Yusuf), Bendahara (Dewi, SPd), fasilitator pembentukan SWI DPW Banten (Aman Sarif), dan beberapa awak media yang ada di Provinsi Banten.

Dalam musyawarah tersebut menghasilkan susunan kepengurusan SWI DPW sebagai berikut: Kusman BSc., SE., SH., MH terpilih secara aklamasi sebagai ketua, Edy Yusup SH, (Sekertaris), sedangkan bendahara dipercayakan kepada Dewi SPd.

Kehadiran SWI DPW Banten ini diharapkan bisa membangkitkan kembali semangat para wartawan di daerah, sehingga hak dan kewajiban wartawan bisa terlindungi.

Kusman, selaku ketua SWI DPW Banten berkata: "Saya berjanji akan membantu wartawan yang tersandung dengan hukum, sehingga rekan-rekan wartawan dapat bekerja dengan tenang dan nyaman “, ujarnya

"Insya Allah kalau sudah bergabung dengan SWI, kami siap membantu bila terkait dengan pemberitaan, kerena ini organisasi  profesi, semoga dengan adanya SWI dapat membantu rekan-rekan kita wartawan yang bertugas di lapangan, semoga kepengurusan di setiap kabupaten kota akan segara dibentuk," ujar Kusman. 

Acara yang berlangsung penuh dengan rasa kekeluargan ini tetap mengedepankan protokol kesehatan covid -19, dilanjutkan diskusi dan makan bersama.



(Heru/Fay)




GMAIL REDAKSI : syamsul.hidayat@perssigap88.co.id HATI-HATI MODUS PENIPUAN YANG MENCATUT NAMA MEDIA INI !!!! WARTAWAN KAMI NAMANYA TERCANTUM DI BOX REDAKSI NOMER TELFON REDAKSI 085231450077 Watsapp

Post a comment for "Kepengurusan DPW SWI Propinsi Banten Terbentuk"