Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
test

Tak Hiraukan Lingkungan, Warga Bojong Leles Keluhkan Pembangunan Jalan Tol Serpan

Banten, perssigap88 - Warga Desa Bojong Leles, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak  melakukan aksi protes terhadap aktivitas pembangunan jalan tol Serang - Panimbang (Serpan), Sabtu malam (29/08/2020) sekitar pukul 21.00 WIB. 


Warga mengeluh lantaran aktivitas pekerjaan proyek tersebut tanpa henti siang dan malam menimbulkan kebisingan dan volusi udara yang cukup serius hingga mengganggu kesehatan dan istirahat warga sekitar. Bahkan, akibat getaran mesin vibro dari proyek tersebut dinding tembok rumah warga ada yang retak.

Keluhan warga ini juga tampak dari rekaman video yang dikirim kepada perssigap88.co.id. Ibu Eneng dan warga yang lain meminta pihak proyek untuk memberikan konvensasi kepada warga terimbas. Sementara Ujang menuntut pihak pengusaha agar memberdayakan pemuda setempat dan melakukan penyemprotan dengan water tanki. 

Ruyatna, warga Kampung Pasir Gendok, Desa Bojong Leles berjanji akan mewakili warga menyampaikan keluhan ini ke pihak kontraktor. Ia mengatakan, aktivitas pembangunan tol Serpan yang tidak mengenal waktu ini sangat mengganggu bahkan merugikan warga, karena banyak rumah warga sekitar yang rusak akibat getaran mesin vibro.

"Dampaknya cukup serius bukan hanya mengganggu lingkungan juga kerusakan yang diakibatkan proyek tersebut dan tidak ada yang mau bertanggung jawab, baik kerusakan infrastruktur jalan, rumah warga yang rusak sampai dengan debu yang menimbulkan volusi udara," kata Yatna, kepada wartawan, Minggu (30/08/2020).

Menurut Yatna, volusi yang diakibatkan aktivitas proyek Serpan ini sudah mengancam kesehatan warga sekitar. Bahkan, sebagian warga mulai banyak yang sakit batuk dan sesak napas diduga akibat volusi udara dari proyek tol Serpan.

"Kami sama sekali tidak mendapatkan konvensasi baik dari perusahaan PP, WiKa maupun perusahan galian tanah disekitar," ujarnya.

Untuk itu, lanjutnya, pihaknya mendesak agar perusahaan bertanggung jawab atas keluhan warga tersebut. Jika tidak, kata dia, pihaknya bersama seluruh warga akan menghentikan aktivitas tol Serpan ini.

"Kami sama sekali tidak menghalangi proyek strategis nasional ini. Namun, mereka dalam aktivitasnya haruslah memperhatikan lingkungan sekitar, karena kami juga punya hak untuk hidup aman, tentram dan sejahtera," tutur Yatna.




 (Fay)



GMAIL REDAKSI : syamsul.hidayat@perssigap88.co.id HATI-HATI MODUS PENIPUAN YANG MENCATUT NAMA MEDIA INI !!!! WARTAWAN KAMI NAMANYA TERCANTUM DI BOX REDAKSI NOMER TELFON REDAKSI 085231450077 Watsapp

Post a comment for "Tak Hiraukan Lingkungan, Warga Bojong Leles Keluhkan Pembangunan Jalan Tol Serpan"