Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
test

BST Covid-19 Disalurkan Peserta PKM Abaikan Protokol Kesehatan

Banten, Perssigap88.co.id - Bantuan Sosial Tunai (BST) yang bersumber dari APBN untuk bulan ke-dua di Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak disalurkan melalui PT. Pos Indonesia hari ini (Senin, 15/06/2020).  Pembagian BST untuk masyarakat terdampak Covid-19 ini dipusatkan di Kantor Desa Pondok Panjang meliputi peserta PKM dari 4 desa, yakni Desa Pondok Panjang, Citepuseun,  Lebak Peundeuy, dan Ciparahu dengan jumlah keseluruhan sebanyak 1.094 PKM. Sementara 5 desa lainnya difokuskan di tempat terpisah.


Dari pantauan, nampak jelas masyarakat berjubel tidak sabar untuk segera menerima haknya sehingga membuat repot para petugas untuk mengaturnya, apalagi mayoritas peserta PKM BST tersebut tidak memperhatikan protokol kesehatan, jarang yang menggunakan masker dengan benar dan berkumpul secara berkerumun.

Kepala Desa Pondok Panjang Subandi mengaku kaget kedatangan massa yang diluar dugaan karena sebelumnya tidak ada informasi jika PKM di 4 desa akan ditempatkan di kantornya. Namun Subandi tetap bersyukur warganya mendapat bantuan sebanyak 258 PKM.

"Saya kaget melihat massa begitu banyak karena sebelumnya tidak ada pemberitahuan jika akan ditempatkan di sini," kata Subandi yang sesekali ikut mengatur dan melayani membantu warga yang antri.

Ditengah kesibukannya Subandi tak bosan-bosan mengingatkan agar uang yang diterima secara utuh oleh peserta PKM benar-benar bisa dimanfaatkan untuk meringankan kebutuhan keluarga. Selain itu, Kepala Desa Pondok Panjang ini pun menyarankan agar warga masyarakat tetap tenang dan selalu menjaga diri sesuai protokol kesehatan. 

"Pegang uangnya, Bu, jangan sampai ada yang tercecer atau berkurang, gunakan untuk kebutuhan keluarga ibu, karena uang yang sudah diterima itu hak ibu, dan jaga kesehatan ya, Bu," kata Subandi sambil membimbing seorang nenek penerima uang bantuan tersebut.

Sementara, ibu peserta PKM yang tidak mau disebutkan namanya karena malu tidak memakai masker, merasa bersyukur telah menerima uang bantuan tersebut secara utuh dan akan langsung dibelanjakan ke pasar untuk membeli kebutuhan sehari-hari.

"Alhamdulillah saya sudah mendapat dua kali bantuan, pak, dan akan langsung beli kebutuhan ke pasar mumpung dekat dari sini, udah, ya pak, saya malu ga pake masker," ujar ibu tersebut bergegas. 




(Fay)