Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
test

Warga Menilai Penyaluran BPNT Tidak Tepat Sasaran

Lebak-Banten, Perssigap88.co.id - Warga Lebak Selatan (Baksel) menilai program Rasta (Beras Sejahtera) lebih baik dibandingkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).  Pasalnya program BPNT dalam penyalurannya dinilai banyak tidak tepat sasaran.

Juju, seorang janda ibu rumah tangga warga Malingping merasa kesal dengan program BPNT, karena menurutnya banyak tidak tepat sasaran.

"Saya itu janda dan tidak mampu, koq ga dapat BPNT, itu malah banyak ibu-ibu yang memakai gelang emas dapat, selain itu masih banyak orang yang lebih tidak mampu lagi benar-benar miskin juga ga pada dapat," ujarnya kesal. 

Oleh karena hal tersebut Juju mengungkapkan program Rasta jauh lebih baik dari BPNT.

"Kalo seperti ini masih mending jaman raskin dulu, semua pada rata merasakan, bisa dibagi-bagi ke tiap-tiap orang yang tidak mampu, ga seperti ini yang merasakan cuma yang dapat program, mending-mending layak, ini yang tidak layak dapat sedangkan yang layak tidak," imbuhnya.

Terpisah, Bucek, pegiat sosial kemasyarakatan Baksel membenarkan atas kekecewaan masyarakat dengan program BPNT.

"Dari pengamatan kami di lapangan, betul masyarakat rata-rata memang kecewa dengan program BPNT. Hal ini dikarenakan  BPNT sesuai dengan penerima manfaat yang punya kartu saja, jadi tidak dibagi lagi dengan warga lainnya, sehingga banyak warga tidak mampu tidak merasakan bantuan dan menggerutu," terangnya.

Menurutnya, sistem BPNT dan Rasta sama-sama mempunyai kelebihan dan kelemahan, tinggal upaya dari Pemerintah untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan dari sistem programnya terutama dengan validasi data agar tepat sasaran.

"Sebenarnya menurut kami, sistem BPNT sudah bagus, hanya ada kekurangan yang perlu diperbaiki oleh Pemerintah, yaitu masalah data penerima manfaat, jika hal ini diselesaikan niscaya masyarakat tidak akan kecewa dengan program BPNT. Kalau hal ini belum dapat diperbaiki, dapat dipastikan masyarakat lebih memilih program Rasta karena penyalurannya dapat dibuat merata. Untuk itu kami tekankan agar data ekonomi sensus penduduk yang berpengaruh terhadap setiap pemberian program bantuan, agar valid sehingga program dapat tepat sasaran," jelasnya, Jum'at (06/03/2020). 



(Fay)