Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
test

Wakil Ketua DPRD Banten Himbau Informasi Gubernur Soal Corona Jangan Dipolitisir

Banten, Perssigap88.co.id  - Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten M. Nawa Said Dimyati menghimbau agar informasi yang diberikan Gubernur tidak perlu dipolitisir ke mana-mana dan tidak direspon dengan kepanikan yang malah bisa merugikan semua pihak. 

Hal tersebut diungkapkan menyusul video himbauan Gubernur WH terkait adanya warga yang positif terkena virus Corona yang viral dan menuai pro-contra. 

WH dinilai melanggar protokoler dimana kewenangan untuk mengumumkan perkembangan pasien positif Corona hanya dilakukan tim yang ditunjuk oleh istana dari Kementrian Kesehatan.

Meski dipersoalkan oleh Menkes, namun, masyarakat Banten menilai  yang dilakukan WH merupakan sebuah langkah yang tepat. Hal ini lantaran informasi tersebut dianggap akan meningkatkan kewaspadaan bagi masyarakat.

"Kalau pusat keberatan dengan pengumuman seperti itu, bisa diasumsikan bahwa pusat ada niat untuk menutupi masalah Corona, berikan informasi dengan sebenarnya agar masyarakat lebih waspada," ujar Boecex, warga Malingping, Lebak.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Banten Muhammad Nawa Said Dimyati mengatakan, Gubernur Banten sebagai perwakilan pemerintah pusat di daerah memiliki dua pilihan dalam menghadapi situasi seperti ini.

Pertama, gubernur menyampaikan ke masyarakat apa yang terjadi di Banten disertai himbauan untuk semakin waspada akan Virus Corona. Kedua, gubernur menyembunyikan apa yang terjadi di Banten dengan konsekuensi Corona Virus menyebar kemana-mana.

“Namun Gubernur memilih yang pertama, yaitu menginformasikan kepada masyarakat apa yang terjadi di provinsi yang dipimpinnya. Karena berdasarkan UU KIP, masyarakat berhak untuk mendapatkan informasi yang benar dari  pemangku kepentingan,” ujarnya dalam rilisnya kepada media, Jumat (14/3/2020).

Dengan informasi tersebut, lanjut politisi Demokrat ini, diharapkan masyarakat berperilaku hidup sehat, baik itu dengan mengkonsumsi nabati yang bisa menjadi antibiotik, seperti kunyit, madu dan jahe,  juga mengurangi aktivitas di ruang publik, apabila tidak begitu penting.

“Informasi dari gubernur tersebut harus dipandang sebagai bentuk tanggung jawab beliau sebagai pemimpin, yaitu melindungi  warganya dari ancaman corana yang bisa merenggut nyawa,” jelasnya.

Karena itu, Nawa mengajak agar masyarakat terus menjaga kewarasan dalam mengatasi pandemi virus yang dikenal dengan Covid-19 itu. “Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan keselamatan bagi seluruh rakyat Indonesia,” tutupnya. 





(Fay / *red)