Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
test

Distancing, Gubernur Banten Instruksikan ASN Kerja Dari Rumah

Banten, Perssigap88.co.id - Sebagai upaya pencegahan terjadinya penyebaran Covid-19 di wilayah Provinsi Banten, mulai Senin (23/03/2020), Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non-ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten terkecuali yang bekerja sebagai gugus tugas/bidang pelayanan melakukan kerja dari rumah (work from home/WFH). 

"Dimulai dari siswa sekolah dan guru untuk belajar dan mengajar dari rumah. Sekarang pegawai mulai bekerja dari rumah," kata Gubernur Banten di Serang, Minggu (22/03/2020).

Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor: 800/734-BKD/2020 Tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Provinsi Banten yang ditanda tangani Sekda  Banten Al Muktabar. 
Surat Edaran ini berpedoman pada Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 19 Tahun 2020 Tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19  
dan tindak lanjut penetapan Kejadian Luar Biasa (KLB) pandemi COVID-19 di Provinsi Banten.

Bagi ASN dan Non ASN yang bertugas sebagai Tenaga Pendidik dan Kependidikan dapat melaksanakan tugasnya dari rumah masing-masing dengan metode belajar mengajar yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan.

Sementara itu, ASN dan Non ASN pada seluruh Organisasi Perangkat Daerah kecuali ASN dan Non ASN yang tergabung dalam Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 bekerja di rumah masing-masing dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam surat edaran tersebut.

Seluruh penyelenggaraan tatap muka dibatalkan. Perjalanan dinas dilakukan secara selektif, sesuai tingkat prioritas dan urgensi yang harus dilaksanakan.

Gubernur Wahidin Halim mengajak warga masyarakat Banten untuk membangun solidaritas sesama untuk tidak menyakiti saudara, sahabat, tetangga, dan orang lain dengan berdiam diri di rumah. Ia juga menghimbau agar masyarakat  yang keluar rumah sesuai dengan keperluannya saja.

"Saya minta anak-anakku, anak muda untuk tidak keluar nonton, main game, atau kegiatan tidak produktif lainnya. Saya minta para orang tua untuk memberikan pengawasan yang betul-betul,' kata Wahidin.

Masih kata Wahidin, sayangilah mereka, jangan sampai tertular, jangan bersentuhan, sering cuci tangan, pakai masker, dan jaga jarak aman.  

"Tapi kalau itu repot, lebih baik tinggal di rumah," tambah Wahidin.





 (Fay)