Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
test

*Adu Mulut Terjadi Saat Rekontruksi Kecelakaan Fridrik Makanlehi (Tenaga Ahli Fraksi NasDem), Yang Terjungkal Akibat Material PT. SCG Readymix.*

Jakarta Timur, PERSSIGAP88CO.ID - Pelaksanaan Rekontruksi kejadian kecelakaan Fridrik Makanlehi (Ketua Tenaga Ahli Fraksi NasDem DPR RI) berlangsung seru karena terjadi aduh mulut atau perdebatan pendapat antara koban dan karyawan PT. SCG Readymix

Rekontruksi kejadian kecelakaan berlangsung kurang lebih 1 jam. 

Korban sendiri ditemani oleh Ketua Tim Hukum dkk dari Partai NasDem :  Yustus Nenabu, Dominggo Pasaribu dan Panca Nainggolan

Korban mengalami luka pada pipi kanan/bengkak, luka pada lutut, luka pada tangan kiri, luka pada jari tangan kanan, luka pada pundak/bengkak. Seluruh badannya terasa kesakitan hingga 2 (dua hari). Selain itu, motor yang ditunggangi korban pun mengalami rusak ringan.

Ketika Rekontruksi berlangsung, Korban tidak terima terhadap apa yang dilaporkan oleh pihak security atau karyawan PT. SCG Readymix kepada Polisi. Di Jl. D.I. Panjaitan, RT.9/RW.6, Cipinang Besar Sel, Kecamatan Jatinegara, Kota Jakarta Timur,  (Senin, 30 Maret 2020).

Menurut Fridrik, apa yang disampaikan oleh pihak PT. SCG Readymix tidak sesuai dengan apa yang dialaminya. 

"Saya sempat aduh mulut dengan karyawan PT. SCG Readymix dihadapan Pihak Polisi. Jelas saya tidak terima dong; menurutku, apa yang disampaikan oleh security dan karyawan PT. SCG Readymix kepada pihak polisi tidak tepat, sebab satpam menunjukan titik kecelakaan yang tidak sesuai,"Tutur Fridrik

Fridrik mengatakan, Satpam atau karyawan asal bicara saja. Tidak melihat proses kejatuhannya.

"Satpam atau karyawan disitu asal bicara, kasih keterangan yang tidak sesuai dengan fakta. Ini kan akan menguntungkan Perusahaan tersebut. Masa, saya jatuh persis di depan pintu gerbang keluar/masuk disini kok. Lanjut Ia berkata "satpam bilang, saya jatuh disamping dari depan pintu keluar/masuk,"Tegas Fridrik yang juga Jurnalis media online kepada awak media dilokasi TKP tersebut.

Fridrik mengatakan, Satpam atau karyawan Perusahaan tersebut harus bicara apa adanya. 

"Pihak PT ini kalau mau jadi saksi oke okey saja, asalkan mereka harus katakan yang sebenarnya. Jangan kasih kurang kenyataan lapangan. Kita semua ini kan diatas roda,"Kata Fridrik yang juga Pengurus DPP Gemuruh NasDem

Noak Banjarnahor selaku Sekjen DPP Gemuruh NasDem mengatakan, Partai NasDem tidak akan tinggal diam terhadap persoalan ini.

"Kami Partai NasDem akan tuntut PT. SCG Readymix. Kader kami mengalami kecelakaan karena PT tersebut lalai dalam menjaga SOP Fasilitas umum/Jalan Raya,"Tutur Noak kepada awak media.

Ketua Tim Hukum Korban, Panca Nainggolan mengatakan, Persoalan ini tentu tidak bisa dibiarkan. PT. SCG Readymix harus bertanggung jawab.

"Saya dan teman-teman selaku Tum hukum korban, tidak akan tinggal diam. setelah persoalan BAP, kami akan panggil Manajemen PT. SCG Readymix untuk dilakukan somasi. Jika PT. tersebut tidak meresponinya, maka kagmi akan melakukan proses hukum,"Tegas Panca selaku Ketua Bidang Advokat Partai NasDem.




Redaksi